2 Mei Peringatan Hari Pendidikan Nasional
- 02 Mei 2025 07:23 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Hari Pendidikan Nasional atau yang biasa disingkat Hardiknas diperingati setiap tanggal 2 Mei di Indonesia. Tanggal ini dipilih untuk menghormati kelahiran Ki Hajar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan nasional yang lahir pada 2 Mei 1889. Beliau dikenal sebagai pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa dan sebagai sosok yang memperjuangkan hak pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa memandang kelas sosial, ras, atau agama.
Pada masa penjajahan Belanda, pendidikan hanya diperuntukkan bagi kalangan bangsawan dan orang Belanda. Rakyat pribumi hampir tidak memiliki akses terhadap pendidikan yang layak. Ki Hajar Dewantara muncul sebagai tokoh yang berani menentang ketidakadilan ini. Ia tidak hanya menulis kritik terhadap pemerintah kolonial, tetapi juga mengambil langkah konkret dengan mendirikan Taman Siswa pada tahun 1922. Lembaga ini memberikan kesempatan kepada rakyat biasa untuk memperoleh pendidikan.
Filosofi pendidikan yang dikenalkan oleh Ki Hajar Dewantara sangat humanis dan membumi. Salah satu semboyan terkenalnya adalah "Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani," yang berarti: di depan memberi teladan, di tengah memberi semangat, di belakang memberi dorongan. Semboyan ini masih menjadi pedoman dalam dunia pendidikan Indonesia hingga kini.
Pemerintah Republik Indonesia menetapkan tanggal 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 305 Tahun 1959. Penetapan ini dimaksudkan untuk mengenang jasa-jasa Ki Hajar Dewantara sekaligus mendorong semangat nasional dalam membangun pendidikan yang merata dan berkualitas.
Peringatan Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momen refleksi bagi seluruh elemen bangsa tentang pentingnya pendidikan dalam membangun masa depan. Pendidikan adalah fondasi utama dalam membentuk karakter, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera.
Di tengah tantangan zaman yang terus berubah, semangat Ki Hajar Dewantara tetap relevan. Pendidikan harus mampu menjawab kebutuhan zaman, membuka akses seluas-luasnya, dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan serta kemanusiaan. Dengan semangat Hari Pendidikan Nasional, diharapkan seluruh lapisan masyarakat semakin sadar akan pentingnya peran pendidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....