Ciri-ciri Rumah Lembap yang Perlu Diwaspadai

  • 25 Apr 2025 21:35 WIB
  •  Entikong

KBRN, Entikong: Rumah yang lembap bukan sekadar masalah estetika, tapi juga bisa menjadi sumber berbagai gangguan kesehatan dan kerusakan bangunan. Sayangnya, banyak orang baru menyadari kondisi ini setelah tanda-tandanya cukup parah. Padahal, mengenali ciri-ciri rumah yang lembap sejak awal dapat membantu mencegah kerusakan lebih lanjut.

Ciri pertama yang paling mudah dikenali adalah bau apek yang menetap. Bau ini biasanya muncul dari jamur atau bakteri yang berkembang di lingkungan lembap. Meski sudah dibersihkan atau disemprot pengharum ruangan, bau apek tetap kembali karena sumber utamanya belum ditangani.

Kedua, dinding rumah yang mengelupas atau cat yang menggembung menjadi tanda klasik. Hal ini terjadi karena kelembapan yang terjebak di balik permukaan dinding. Bila tidak segera diperbaiki, lapisan dinding bisa rusak lebih dalam dan butuh perbaikan menyeluruh.

Ketiga, munculnya jamur atau bercak hitam di sudut ruangan, terutama di langit-langit atau sekitar kamar mandi. Selain merusak tampilan rumah, jamur ini juga bisa memicu alergi dan gangguan pernapasan, terutama pada anak-anak dan lansia.

Keempat, lantai yang terasa dingin dan licin, bahkan di siang hari. Kondisi ini menunjukkan bahwa kelembapan telah menyerap ke permukaan bawah rumah. Selain tidak nyaman, hal ini juga berpotensi menyebabkan kecelakaan karena lantai mudah tergelincir.

Terakhir, perabot kayu yang cepat lapuk atau berjamur juga menandakan kelembapan berlebih. Jika kursi, meja, atau lemari kayu di rumah cepat rusak meski belum lama dibeli, sebaiknya periksa kembali sirkulasi udara dan sumber kelembapan di sekitarnya.

Mengenali ciri-ciri rumah lembap sejak awal sangat penting untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan penghuninya. Segera lakukan perbaikan atau konsultasikan dengan ahli untuk mengatasi sumber kelembapan agar rumah kembali sehat dan aman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....