Panduan Membudidayakan Ikan Patin di Kolam Terpal

  • 19 Apr 2025 14:38 WIB
  •  Entikong

KBRN, Entikong: Budidaya ikan patin dalam kolam terpal adalah pilihan cerdas karena biaya lebih rendah, perawatan lebih mudah, dan bisa dilakukan di lahan sempit. Patin juga cepat tumbuh, tahan penyakit, dan permintaan pasar tinggi. Berikut ini panduan budidaya ikan patin di kolam terpal:

1. Persiapan Kolam Terpal

a. Ukuran Kolam

Sesuaikan dengan jumlah ikan. Contoh: ukuran 3m x 2m x 1m bisa menampung ±500 ekor bibit. Gunakan terpal plastik tebal (A5 atau sejenisnya).

b. Langkah Pembuatan

Buat rangka kolam (bisa pakai bambu, besi, atau kayu). Pasang terpal, pastikan rapat dan tidak bocor. Isi air setinggi 60–80 cm. Endapkan air selama 3–7 hari agar klorin hilang dan ekosistem mikro stabil.

2. Pemilihan dan Penebaran Bibit

a. Bibit Unggul

Pilih bibit ukuran 5–7 cm, aktif berenang, dan bebas luka/penyakit. Beli dari hatchery terpercaya.

b. Penebaran

Sebelum ditebar, adaptasi dulu bibit dengan cara:

Masukkan kantong bibit ke dalam kolam selama 30 menit. Lalu buka sedikit dan biarkan air kolam masuk perlahan. Tebar saat pagi atau sore hari agar tidak stres.

3. Pemberian Pakan

Gunakan pelet apung (protein 25–30%). Bisa dilengkapi dengan pakan tambahan: dedak, sisa dapur, atau fermentasi ampas tahu. Berikan 2–3 kali sehari (pagi & sore). Dan, beri pakan secukupnya, jangan sampai tersisa terlalu banyak (bisa sebabkan air cepat kotor).

4. Manajemen Air

Ganti air 10–20% tiap minggu. Tambahkan air bersih perlahan, jangan langsung mengganti semua air. Jaga suhu ideal: 28–30°C dan pH: 6,5–7,5.

5. Pengendalian Penyakit

Jaga kebersihan kolam dan kualitas air. Hindari pemberian pakan berlebihan. Bisa tambahkan daun pepaya atau daun ketapang sebagai antibakteri alami.

6. Panen

Umur panen normalnya 5–6 bulan (bisa lebih cepat tergantung pakan dan manajemen). Saat memanen lakukan dengan serok atau disurutkan airnya perlahan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....