Mengenal Asal Usul Penggunaan Bawang Putih
- 09 Okt 2024 21:29 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Bawang putih (Allium Sativum) telah digunakan oleh manusia selama ribuan tahun sebagai bahan makanan dan obat-obatan. Berikut adalah ringkasan sejarah penggunaan bawang putih dari zaman kuno hingga saat ini:
1. Asal usul
Bawang putih berasal dari Asia Tengah, terutama dari daerah sekitar Kyrgyzstan, Turkmenistan, dan Uzbekistan. Tanaman ini juga diperkirakan tumbuh secara alami di dataran tinggi Iran dan Pakistan. Dari wilayah asalnya, bawang putih menyebar ke seluruh dunia dan menjadi tanaman yang sangat penting di berbagai peradaban kuno.
2. Pengunaan di Peradaban Kuno
Mesir kuno (2000 M) Bawang putih sangat dihargai di Mesir Kuno. Ditemukan di makam Firaun, termasuk makam Raja Tutankhamun, bawang putih diyakini memberikan kekuatan dan stamina. Para pekerja yang membangun Piramida Giza diberikan bawang putih sebagai suplemen untuk menjaga kesehatan dan produktivitas mereka.
Peradaban Yunanni dan Romawi: Bangsa Yunani dan Romawi juga menggunakan bawang putih sebagai bagian dari diet mereka. Prajurit Yunani dan Romawi sering mengonsumsi bawang putih untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan mereka di medan perang. Dokter Yunani terkenal, Hipprocrates yang sering disebut sebagai bapak kedokteran, menggunakan bawang putih sebagai obat untuk berbagai penyakit, seperti infeksi, gangguan pencernaan, dan penyakit pernapasan.
India dan Cina Kuno: Dalam pengobatan tradisional India (Ayurveda) dan Cina, bawang putih telah lama dianggap sebagai obat untuk masalah pernapasan, pencernaan, dan parasit. Penggunaan bawang putih di India dan Cina berusia ribuan tahun, dan terus menjadi bagian penting dari pengobatan tradisional di kedua negara tersebut.
3. Zaman pertengahan
Selama Abad Pertengahan di Eropa, bawang putih masih digunakan sebagai obat. Selain digunakan untuk melawan infeksi, masyarakat Eropa mempercayai bawang putih sebagai pelindung dari roh jahat, termasuk vampir dalam mitologi.
Pada abad ke-18 dan 19, bawang putih mulai dipelajari lebih dalam oleh ilmuwan Barat. Dokter mulai memeriksa sifat antiseptik dan antimikroba bawang putih. Selama Perang Dunia I dan II , tentara Rusia menggunakan bawang putih sebagai "penisilin Rusia" untuk mengobati luka dan infeksi ketika pasokan obat modern terbatas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....