Poktan Pokat Bauh Hasilkan Jagung Hibrida 11,8 Ton

  • 23 Jun 2026 15:51 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Panen jagung hibrida petani binaan Polsek Kembayan, Kabupaten Sanggau, mencatat produktivitas mencapai 11,8 ton per hektare. Capaian tersebut memperkuat upaya mendukung program ketahanan pangan nasional dan swasembada pangan.

Ketua Poktan Pokat Bauh, Sunarto mengungkapkan panen jagung hibrida kuartal II ini berlangsung di Dusun Semadu, Desa Sebuduh. Jagung yang dipanen merupakan hasil penanaman pada 25 Februari 2026 di lahan seluas satu hektare.

“Jagung yang kita panen ini, demplot kelompok di Dusun Semadu, yang ditanam bulan Februari lalu, bersama dengan Polsek Kembayan dan pembinaan dari penyuluh,” kata Sunarto, Selasa 23 Juni 2026.

Ia menyampaikan, proses panen diawali dengan melakukan sistem ubinasi untuk mengukur produktivitas lahan secara ilmiah. Hasil ubinasi menunjukkan sampel pertama menghasilkan 8,8 kilogram dan sampel kedua 6 kilogram dari penghitungan tersebut diperoleh rata-rata hasil 7,4 kilogram per sampel.

Menurutnya, berdasarkan metode pengukuran yang dilakukan Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Sebuduh, estimasi hasil panen tongkol basah mencapai 11,8 ton per hektare. Sementara hasil tongkol kering diperkirakan mencapai 8,9 ton per hektare.

“Kalau dihitung dari ubinan, lumayan memuaskan, produksi jagung pipil kering bisa mencapai 4,9 ton per hektare,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Kembayan, Iptu Hudson Siahaan mengatakan, keberhasilan panen merupakan hasil kolaborasi antara petani, penyuluh pertanian, pemerintah desa, dan Polri. Sinergi tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

"Panen jagung hibrida kali ini menjadi bukti bahwa sinergi yang baik antara petani, penyuluh, pemerintah, dan Polri mampu menghasilkan produktivitas yang optimal," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....