Bulog Serap 1,7 Ton Jagung Polsek Tayan Hilir
- 17 Jun 2026 19:58 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Sebanyak 1,7 ton Jagung Pipil Kering (JPK) hasil program ketahanan pangan di Kecamatan Tayan Hilir berhasil terserap Bulog Cabang Sanggau. Jagung tersebut merupakan hasil budidaya kelompok tani binaan Polsek Tayan Hilir yang selama ini mendapatkan pendampingan dalam pengelolaan lahan, peningkatan produktivitas, hingga pemasaran hasil panen.
Kapolsek Tayan Hilir, Iptu Kusdarwanto menyampaikan, hasil panen jagung hibrida pengembangan demplot, kuartal pertama sudah dikirim ke Bulog Sanggau. Menurutnya, penyerapan oleh Bulog dinilai menjadi langkah strategis untuk memastikan hasil produksi petani memiliki kepastian pasar.
“Kita sudah kirim jagung pipilan kering, sebanyak 1,7 ton ke Bulog, itu merupakan hasil dari pengembangan tanaman jagung hibrida bersama petani di Tayan Hilir,” ucap Iptu Kusdarwanto, Rabu 17 Juni 2026.
Dijelaskannya, sebelum diterima Bulog, seluruh hasil panen terlebih dahulu menjalani serangkaian pengujian kualitas. Pemeriksaan meliputi kadar air dan kandungan aflatoksin guna memastikan jagung memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Dikatakan Kusdarwanto, hasil pengujian tersebut, jagung yang diproduksi petani Tayan Hilir dinyatakan layak jual dengan kadar air 14,3 persen dan kandungan aflatoksin sebesar 30 PPB. Hasil tersebut memenuhi persyaratan pembelian Bulog sehingga seluruh jagung yang diajukan dapat diterima.
“Kita bersyukur, hasil panen jagung lolos standar kualitas yang sudah diuji oleh Bulog, dan bisa dijual untuk mendukung program ketahanan pangan,” ujarnya.
Terhadap hasil panen jagung, imbuh Kusdarwanto, Bulog Cabang Sanggau menetapkan harga pembelian sebesar Rp6.400 per kilogram untuk jagung yang memenuhi standar kualitas. Dengan terserapnya hasil panen tersebut, petani memperoleh kepastian harga sekaligus peluang meningkatkan pendapatan dari sektor pertanian.
"Penyerapan hasil panen oleh Bulog menunjukkan bahwa jagung yang dihasilkan petani memiliki kualitas yang baik dan mampu bersaing di pasar. Ini menjadi motivasi bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas dan mutu hasil pertanian," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....