SPPG Sungai Sengkuang Tuding Ada yang Provokasi Relawan
- 17 Mar 2026 23:59 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Permasalahan pembayaran gaji relawan dapur SPPG Sungai Sengkuang di Kabupaten Sanggau dipastikan bukan karena tidak dibayarkan, melainkan hanya mengalami penundaan periode pembayaran. Kepala SPPG Sungai Sengkuang, Handrio Priyanto menegaskan, gaji relawan tetap akan dibayarkan pada periode selanjutnya sesuai sistem penggajian dua mingguan.
“Gaji untuk tanggal 16 dan 17 itu dibayarkan pada periode selanjutnya, bukan tidak dibayarkan,” kata Handrio saat dihubungi via telepon, Selasa 17 Maret 2026.
Ia menjelaskan sistem penggajian relawan dilakukan setiap dua minggu, sehingga terdapat jeda pembayaran yang kerap menimbulkan kesalahpahaman. Kondisi ini dinilai menjadi pemicu munculnya keluhan dari sejumlah relawan.
“Sistem kami memang dua minggu sekali, jadi ada periode yang masuk pembayaran berikutnya,” ungkapnya.
Handrio menyampaikan situasi sempat memanas pada Sabtu 14 Maret 2026 hingga sejumlah relawan melakukan aksi ke rumah pribadi Wakil Bupati Sanggau. Namun, persoalan tersebut telah diselesaikan secara internal bersama pihak yayasan pada Minggu 15 Maret 2026.
“Kami sebenarnya sudah menyelesaikan masalah ini pada hari Minggu setelah bertemu dengan yayasan,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, ada dugaan oknum yang memprovokasi relawan sehingga memperkeruh situasi. Laporan insidentil pun telah disampaikan kepada pihak atasan sebelum permasalahan dinyatakan selesai.
“Ada beberapa orang yang menjadi provokator sehingga situasi berkembang seperti itu,” katanya.
Akibat kejadian tersebut, operasional dapur SPPG Sungai Sengkuang untuk sementara dihentikan guna menjalani proses investigasi dan pemenuhan standar operasional. Ia menyampaikan operasional dapur akan kembali dibuka setelah proses investigasi selesai dan seluruh persyaratan dinyatakan terpenuhi.
“Kami masih menunggu hasil investigasi dan pemenuhan standar sebelum kembali beroperasi,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas kejadian tersebut dan berharap permasalahan serupa tidak kembali terjadi. Menurutnya, perbaikan sistem dan koordinasi akan terus dilakukan guna memastikan layanan dapat kembali berjalan optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....