Stok Pangan Aman, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying
- 08 Feb 2026 15:49 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Untuk mencegah panic buying jelang perayaan Imlek dan bulan Ramadan, masyarakat perlu diyakinkan stok pangan aman dan mencukupi. Kepanikan membeli biasanya muncul karena kekhawatiran barang kebutuhan pokok akan habis di pasaran.
Kepala Bulog Sanggau Kartika, menegaskan bahwa ketersediaan stok pangan saat ini masih terkendali. Ia menyebut pembelian berlebihan justru dapat memicu gangguan distribusi yang sebenarnya tidak perlu terjadi.
| Baca juga: Panen Jagung Polsek Tayan Hulu Capai 8,5 Ton |
“Ketika masyarakat diyakinkan bahwa stok pangan cukup dan aman, maka pola belanja akan tetap normal,” ujarnya dalam Dialog Pagi Beranda Asta Cita RRI Entikong, Sabtu 7 Februari 2026.
Imbauan serupa juga disampaikan Nur Affandi, Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Ketahannan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (DKPTPHP) Kabupaten Sanggau mengenai fenomena panic buying. Menurutnya, panic buying dipengaruhi oleh arus informasi di era media sosial yang begitu cepat.
“Diharapkan masyarakat agar lebih selektif dan berhati-hati menerima informasi yang belum jelas kebenarannya. Jangan langsung membentuk opini sendiri yang justru bisa memicu panic buying,” jelasnya.
Nur Affandi menilai, informasi yang belum terverifikasi sering kali digeneralisasi sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Padahal, kejadian kecil belum tentu mencerminkan kondisi yang sebenarnya.
“Kita harus lebih hati-hati dalam menyampaikan dan menerima informasi, serta memastikan sumbernya benar-benar valid,” katanya.
Melalui imbauan ini, Bulog dan DKPTPHP berharap masyarakat dapat bersikap tenang, bijak bermedia sosial, dan tetap berbelanja sesuai kebutuhan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....