Pengurus KDMP Sanggau Ikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas

  • 10 Nov 2025 15:57 WIB
  •  Entikong

KBRN, Entikong: Sebanyak 100 orang pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tahun 2025 angkatan I mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas yang berlangsung di aula Bapenda Kabupaten Sanggau. Ketua panitia pelatihan yang juga Sekretaris Disperindagkop dan UM Sanggau, Nur Arifin menyampaikan, pelatihan ini merupakam wujud implementasi dari intruksi Presiden nomor 9 tahun 2025 kepada Menteri Koperasi yang meminta memberikan fasilitasi pendampingan, edukasi, dan pelatihan SDM perkoperasian untuk penguatan kapabilitas kelembagaan dan kompetensi usaha koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

"Salahsatu tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan SDM koperasi merah putih agar mampu mengelola koperasi secara modern dan berkelanjutan, dan memperkuat struktur ekonomi rakyat dan mendekatkan usaha masyarakat dengan rantai pasok industri nasional," kata Nur Arifin, Senin (10/11/2025).

Ia mengungkapkan, peserta pelatihan ini diikuti 100 orang dari 50 KDKMP di tiga Kecamatan yakni Kapuas, Parindu dan Sekayam. Dikatakan, tiap koperasi mengirimkan dua orang perwakilan untuk mengikuti pelatihan.

"Jadi, setiap koperasi mengirimkan dua orang perwakilan untuk mengikuti pelatihan," ungkapnya.

Sementara itu, Sekda Sanggau, Aswin Khatib menjelaskan, koperasi merah putih Desa/Kelurahan adalah lembaga ekonomi berbasis masyarakat desa yang dibentuk Pemerintah melalui Intruksi Presiden nomor 9 tahun 2025 dengan tujuan memperkuat ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang menggunakan prinsip gotong royong dan kekeluargaan. Ia juga menyampaikan, melalui koperasi ini dapat terbentuk desa yang mandiri serta ekonomi yang merata bagi masyarakat.

"Melalui koperasi ini nanti dapat terbentuk desa mandiri dan terciptanya ekonomi masyarakat desa yang merata, memperkuat swasembada pangan serta menjadikan desa sebagai pilar pembangunan ekononi menuju Indonesia emas 2045," ungkap Sekda.

"Tentunya melalui berbagai usaha yang dikelola bersama, diantaranya sembako, klinik desa, pupuk, cold storange dan logistik desa," sambungnya.

Sekda berharap, pelatihan ini bisa diikuti dengan baik oleh seluruh peserta dalam rangka meningkatkan kompetensi manajemen, profesionalisme dan kemampuan adaptasi untuk mengelola koperasi secara efektif dan efisien. Dalam pelatihan tersebut para peserta dibekali prinsip-prinsip perkoperasian, tata kelola keuangan serta potensi penggunaan teknologi dan peluang usaha.

"Pelatihan ini juga memperkuat daya saing, transparansi dan kepercayaan anggota melalui pemahaman yang lebih baik tentang prinsip-prinsip perkoperasian, tata kelola keuangan serta potensi penggunaan teknologi dan peluang usaha," tutupnya. (Kontributor: Abang Indra).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....