Dukung Astacita, Polsek Sekayam Optimalkan Pemeliharaan Jagung Demplot
- 10 Nov 2025 14:37 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Polsek Sekayam terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Astacita Presiden melalui program ketahanan pangan nasional, dengan pengembangan tanaman jagung. Kegiatan pemeliharaan dan perawatan tanaman jagung demplot III dan IV Polsek Sekayam di Dusun Lomur II, Desa Kenaman, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau.
Kapolsek Sekayam, AKP Sutikno menyampaikan, keberhasilan yang ditunjukan dari kegiatan produksi lahan demplot I dan II sebelumnya, menjadi motifasi personel untuk meningkatkan pelaksanaan program ketahanan pangan tanam jagung. Program nasional bidang ketahanan pangan tanam jagung yang di gerakan Polsek sekayam sesuai arahan Polri, berlanjut pada demplot III dan IV.
“Melalui kegiatan demplot jagung ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ikut serta dalam mendukung sektor pertanian sebagai penopang utama ekonomi rakyat,” ungkap AKP Sutikno, Senin (10/11/2025).
Ia menyampaikan, tim melakukan pengecekan kondisi tanaman dan perawatan terhadap dua lahan demplot jagung yang saat ini tengah memasuki masa pertumbuhan. Pemantauan ini mencakup pemeriksaan kondisi tanah, intensitas curah hujan, serta perkembangan bibit jagung yang telah ditanam beberapa pekan sebelumnya.
“Pertumbuhan tanaman cukup baik, dan pengecekan serta pemeliharaan ini guna memastikan pertumbuhan jagung optimal dan antisipasi dari serangan hama,” ucapnya.
Sutikno menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri membantu pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kecamatan Sekayam. Selain memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal, pihak Polsek Sekayam juga memberikan pendampingan teknis kepada kelompok tani, termasuk dalam hal pengendalian hama, perawatan bibit, dan pola tanam yang sesuai dengan kondisi lahan.
“Kami ingin masyarakat dapat melihat manfaat nyata dari program ini. Hasil panen nantinya bukan hanya untuk konsumsi, tapi juga bisa dijual untuk menambah penghasilan petani,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....