Koperasi Merah Putih Desa Nekan Proses Persiapan Operasional

  • 03 Nov 2025 15:59 WIB
  •  Entikong

KBRN, Entikong: Koperasi Merah Putih Desa Nekan, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau terus mematangkan persiapan operasionalnya. Upaya ini menjadi langkah penting untuk memperkuat perekonomian salah satu desa diperbatasan Kabupaten Sanggau ini.

Pembina Kopdes Merah Putih Desa Nekan, Tibisius Sanusi mengungkapkan, setelah menuntaskan legalitas hukum dan akta notaris, kini pengurus Koperasi Merah Putih mulai fokus menetapkan jenis usaha dan menyusun skema permodalan. Selain itu, sekretariat koperasi juga tengah disiapkan sebagai pusat kegiatan dan administrasi.

“Untuk perkembangan Kopdes kita, sekarang dalam proses penyusunan permodalan dan lokasi pembangunan skretariat, dan kita sedang menuju ke tahap operasionalnya,” ungkap Tibisius Sanusi, Senin (3/11/2025).

Ia mengungkapkan, untuk tahap ini pengurus telah menyepakati beberapa jenis usaha yang akan dijalankan. Penetapan ini dilakukan dengan mempertimbangkan potensi lokal dan kebutuhan masyarakat setempat.

“Jenis usaha yang disepakati akan mengutamakan sektor yang mudah diakses masyarakat, seperti pertanian, peternakan, dan perdagangan hasil bumi. Kami ingin koperasi ini benar-benar menjadi wadah ekonomi bersama yang memberdayakan warga perbatasan,” ujarnya.

Sanusi menyebut, bersama pemerintah desa, pengurus koperasi juga sedang menyusun skema permodalan agar koperasi dapat segera berjalan efektif. Pendanaan akan mengutamakan prinsip transparansi dan gotong royong antaranggota dan mengikuti ketentuan dari lembaga yang memberikan pinjaman.

“Saat ini kami sedang mempelajari petunjuk teknis dari pusat terkait sumber modal usaha. Namun secara internal, desa sudah menyiapkan langkah-langkah awal agar operasional bisa segera dimulai,” tuturnya.

Ia menambahkan, selain pembahasan jenis usaha dan modal, pemerintah desa bersama pengurus koperasi juga menyiapkan sarana pendukung untuk bangunan sekretariat. Beberapa lokasi dan bangunan telah dicadangkan untuk dijadikan fasilitas koperasi.

Langkah ini, kata Sanusi, disambut antusias oleh masyarakat karena diharapkan dapat membuka peluang kerja dan memperkuat ekonomi lokal. Koperasi diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat kemandirian kegiatan pemberdayaan warga di kawasan perbatasan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....