Moderasi Beragama dan Agama, Ini Perbedaannya
- 09 Okt 2025 23:35 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Dalam upaya memperkuat pemahaman keberagaman di tengah masyarakat, anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sanggau, Akhmad Saukani, menegaskan pentingnya membedakan antara moderasi beragama dan agama itu sendiri. Menurutnya, dua hal tersebut kerap disalahartikan seolah-olah sama, padahal memiliki makna dan peran yang berbeda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Moderasi beragama bukanlah agama baru atau ajaran yang menggantikan keyakinan seseorang. Ia adalah cara pandang, sikap, dan praktik beragama yang menekankan keseimbangan serta menghormati perbedaan,” jelasnya dalam Dialog Pagi RRI Entikong, Kamis (9/10/2025).
Lebih lanjut, Saukani menjelaskan bahwa setiap agama memiliki ajaran dan tata cara ibadahnya masing-masing yang tidak bisa dicampuradukkan. Namun, moderasi beragama hadir sebagai jembatan yang menumbuhkan toleransi dan mencegah ekstremisme.
“Agama tetap berbeda, tetapi semangat kemanusiaan dan saling menghargai itulah yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa moderasi beragama merupakan wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila, terutama dalam menjaga persatuan di tengah keragaman. Menurutnya, masyarakat perlu terus didorong untuk memahami bahwa keberagaman bukanlah ancaman, melainkan kekuatan bangsa.
“Perbedaan keyakinan tidak seharusnya menjadi pemicu perpecahan. Justru dari perbedaan itulah kita belajar untuk hidup damai, saling menghormati, dan bekerja sama demi kebaikan bersama.
Melalui kegiatan yang diinisiasi FKUB Kabupaten Sanggau ini, diharapkan masyarakat semakin memahami bahwa moderasi beragama adalah jalan tengah untuk menjaga keharmonisan antarumat. “Mari kita rawat kebersamaan tanpa harus mengubah keyakinan masing-masing,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....