RRI Labuan Bajo-Mawatu Gelar “Sunset Talk”, Perkuat Sinergi Pariwisata dan Seni Lokal
- 27 Mar 2026 17:06 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) melalui RRI SP Labuan Bajo akan menggelar dialog publik interaktif berskala nasional bertajuk Sunset Talk. Kegiatan ini mengangkat tema “Dari Labuan Bajo untuk Dunia” dengan fokus pada masa depan pariwisata serta penguatan potensi seni lokal di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Koordinator RRI SP Labuan Bajo, Desy Natalia, menyampaikan apresiasi kepada Mawatu atas kolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap sinergi yang terjalin dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata daerah.
“RRI menyambut baik kerja sama ini dan memberikan apresiasi kepada Mawatu yang telah berkolaborasi dalam kegiatan ini. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi posisi Labuan Bajo sebagai destinasi unggulan Indonesia di mata dunia,” ujar Desy, Jumat 27 Maret 2026.
Sementara itu, Ketua Tim Konten Media Baru RRI Ende, Riswan Sumby, menegaskan komitmen RRI sebagai lembaga penyiaran publik dalam membuka ruang dialog lintas sektor.
“Melalui Sunset Talk, kami ingin membahas secara mendalam arah pengembangan pariwisata Labuan Bajo ke depan, sekaligus memperkuat ekosistem seni lokal agar generasi muda memiliki wadah yang representatif untuk bertumbuh,” kata Riswan.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 29 Maret 2026 pukul 16.30 WITA di kawasan Mawatu Labuan Bajo. Selain digelar secara langsung, acara ini juga akan disiarkan melalui berbagai platform digital RRI, seperti YouTube, Instagram, TikTok, dan Facebook, guna menjangkau audiens yang lebih luas.
Di kesempatan yang sama, Marketing Manager Mawatu Labuan Bajo, Nazwar Zulfajri, menyebut kolaborasi dengan RRI didasari oleh kredibilitas RRI sebagai media nasional yang aktif dalam isu pariwisata dan industri kreatif.
“Sunset Talk diharapkan tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga menghasilkan gagasan konkret bagi pengembangan pariwisata, seni lokal, dan industri kreatif di Labuan Bajo. Ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi dan memperkuat kolaborasi lintas sektor menuju ekosistem pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing,” ujarnya.
Nazwar juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran publik menjadi bagian penting dalam memberikan perspektif dan masukan bagi kemajuan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo.
Dialog ini rencananya akan menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur pemerintah dan pelaku industri kreatif, di antaranya Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat Fransiskus Sales Sodo, Plt Direktur Utama Badan Pelaksana Otoritas Labuan Bajo Flores Andhy MT Marpaung, influencer NTT Suci Maria, Ketua Komunitas Stand Up Indo Labuan Bajo Koko Ama, serta pelaku UMKM kreatif Rino.
Adapun melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan dalam mendorong Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata unggulan yang tidak hanya bertumpu pada keindahan alam, tetapi juga kekayaan seni dan kreativitas lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....