Crowne Plaza Labuan Bajo Angkat Filosofi Lokal

  • 24 Nov 2025 14:52 WIB
  •  Ende

KBRN, Manggarai Barat: MMS Land, subholding MMSGI, resmi membuka Crowne Plaza Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin (24/11/2025), ini merupakan hotel bintang lima terbaru yang menggabungkan standar internasional IHG Hotels & Resorts dengan sentuhan budaya lokal Flores. Keunikan hotel ini tercermin melalui filosofi lokal “Mai Ga Nggoleng Loce Halas Kapal come and stay with us”, sebuah ajakan hangat yang mencerminkan karakter masyarakat Manggarai yang ramah dan terbuka.

Hotel berkapasitas 199 kamar ini didesain dengan memadukan modernitas dan lanskap perbukitan Flores, memberikan pengalaman menginap yang autentik namun tetap berkelas dunia. CEO MMS Land, Andre Chandra Biantoro, mengatakan bahwa konsep tersebut menjadi kekuatan utama yang membedakan hotel ini dari destinasi premium lainnya.

“Kami hadir dengan fasilitas internasional, tetapi tetap berpijak pada nilai lokal. Filosofi ‘Mai Ga Nggoleng Loce Halas Kapal’ menjadi wujud komitmen kami mengangkat budaya daerah,” kata Andre Chandra Biantoro, Senin (24/11/2025).

Adapun perpaduan budaya lokal dan standar global ini juga disorot oleh IHG Hotels & Resorts. Cluster General Manager, Rajiv Srivastava, menyebut bahwa hotel ini dirancang untuk memancarkan ketenangan khas Labuan Bajo kepada para tamu. Menurut Rajiv, identitas lokal menjadi elemen penting dalam memastikan pengalaman tamu terasa personal dan berbeda.

“Kami ingin menghadirkan energi Labuan Bajo yang tenang dan menginspirasi tempat di mana tamu merasa disambut sejak tiba,” ungkapnya.

Staf Ahli Gubernur NTT, Petrus Seran, menilai kehadiran hotel ini bukan hanya proyek infrastruktur, tetapi juga sarana memperkenalkan budaya Manggarai kepada dunia.

“Pembangunan ini bukan sekadar mendirikan sebuah hotel, tetapi membuka peluang ekonomi baru dan memperkuat posisi Labuan Bajo sebagai destinasi premium Indonesia,” katanya. Ia menambahkan bahwa budaya lokal harus menjadi bagian dari pembangunan pariwisata berkelanjutan di kawasan tersebut.

Sementara itu, Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, juga mengapresiasi cara manajemen hotel mengangkat nilai lokal dalam operasionalnya. Menurutnya, pariwisata akan semakin kuat ketika budaya lokal ikut terangkat dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.

“Hari ini kita menyaksikan sebuah gedung yang benar-benar ‘wow’, bukan hanya karena megah, tetapi karena mampu menghadirkan identitas daerah dalam wajah modern Labuan Bajo,” ujarnya.

Kehadiran Crowne Plaza Labuan Bajo tidak hanya menambah pilihan akomodasi premium di kawasan DPSP, tetapi juga menghadirkan model pariwisata yang menghargai budaya sebagai bagian dari pengalaman wisata. Dengan filosofi lokal yang diangkat ke panggung global, hotel ini diharapkan dapat memperkuat daya tarik Labuan Bajo sebagai destinasi kelas dunia yang tetap setia pada akar tradisinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....