Yayasan St. Damian Buka Akses Publik Pantai Binongko
- 27 Jul 2025 10:52 WIB
- Ende
KBRN, Manggarai Barat: Sebagai upaya mendukung akses publik ke ruang terbuka dan memperkuat pariwisata berkelanjutan, Yayasan St. Damian Binongko resmi membuka akses jalan masuk menuju Pantai Binongko, yang terletak di belakang area Panti Rehabilitasi dan Rekreasi milik yayasan tersebut.
Peresmian akses jalan sepanjang 135 meter dan lebar 2 meter di sisi selatan kawasan ini dilakukan bersamaan dengan rangkaian kegiatan lainnya, termasuk Peresmian Kebun Ketahanan Pangan dan pelaksanaan Gerakan Wisata Bersih (GWB).
Pimpinan Unit Yayasan, Suster Lidwina, menegaskan bahwa pembukaan akses ini merupakan komitmen untuk memperkuat nilai inklusivitas, keberlanjutan, dan kemanusiaan dalam pengembangan wisata.
“Pantai Binongko bisa diakses publik tanpa melewati area panti, ini komitmen kami bersama pemerintah daerah dan BPOLBF,” kata Suster Lidwina
Sementara itu, Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Manggarai Barat, Zulfikar, menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini. Ia berharap Pantai Binongko dapat menjadi ruang publik alternatif yang ramah bagi masyarakat dan wisatawan, sejalan dengan prinsip Sapta Pesona.
“Inisiatif yang hari ini dilakukan oleh Yayasan St. Damian Binongko dan dukungan dari BPOLBF, Pantai Binongko dapat menjadi salah satu alternatif ruang publik yang tidak hanya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Labuan Bajo, tetapi juga oleh wisatawan,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Staf Ahli Menteri Pariwisata, Frans Teguh, menekankan pentingnya kualitas dan keberlanjutan dalam pengembangan destinasi, sebagaimana ditekankan dalam program “Pariwisata Naik Kelas”. Ia juga menggarisbawahi pentingnya Gerakan Wisata Bersih dalam menjaga daya tarik destinasi.
Plt. Direktur Utama BPOLBF, Dwi Marhen Yono, menyebut Pantai Binongko sebagai contoh integrasi wisata berbasis kearifan lokal dan spiritualitas. “Kami ingin kawasan ini jadi model wisata inklusif dan berdaya saing,” katanya.
Rangkaian kegiatan juga mencakup, Pelaksanaan Gerakan Wisata Bersih oleh masyarakat dan komunitas lokal, serta Penyerahan fasilitas wisata seperti meja, kursi, payung pantai, signage, dan gerobak usaha kecil.
Diharapkan Pantai Binongko dapat menjadi ruang publik yang menginspirasi, mempererat kolaborasi antar pihak, serta menjadi simbol wisata yang ramah, terbuka, dan berkelanjutan di jantung Labuan Bajo. Begitupun mendukung kenyamanan pengunjung, serta mendorong pemberdayaan pelaku usaha lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....