Liga Pelajar Dinilai Jadi Solusi Krisis Regenerasi Sepak Bola Ende
- 05 Jul 2026 21:23 WIB
- Ende
Poin Utama
- Liga Pelajar SMA diyakini menjadi solusi regenerasi pemain sepak bola di Kabupaten Ende dengan melahirkan talenta-talenta baru untuk memperkuat sepak bola daerah.
- Pelatih Rendy Zen menekankan bahwa kompetisi usia sekolah memiliki peran penting dalam proses pembinaan pemain dan banyak pemain Ende masa lalu berkembang melalui kompetisi pelajar berjenjang.
- Minimnya kompetisi dalam beberapa tahun terakhir memengaruhi regenerasi pemain, membuat pemain muda kehilangan ruang untuk mengasah kemampuan dan pengalaman bertanding secara kompetitif.
- Liga Pelajar 2022 membuktikan dampak positifnya ketika sejumlah pemain tampil dalam kompetisi tersebut kemudian menjadi bagian dari tim runner-up Soeratin Cup.
- Kompetisi berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan kemampuan teknis, membentuk mental bertanding, dan menambah jam terbang atlet muda Ende agar mampu bersaing di tingkat regional dan nasional.
RRI.CO.ID, Ende – Liga Pelajar SMA dinilai dapat menjadi solusi untuk mengatasi persoalan regenerasi pemain sepak bola di Kabupaten Ende. Kompetisi antarpelajar tersebut diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta baru yang dapat memperkuat sepak bola daerah pada masa mendatang.
Pelatih sepak bola Ende, Rendy Zen, mengatakan dalam program Deep Talk RRI Ende Minggu, 17 Mei 2026, bahwa keberadaan kompetisi usia sekolah memiliki peran penting dalam proses pembinaan pemain. Menurutnya, banyak pemain sepak bola Ende pada masa lalu lahir dan berkembang melalui kompetisi pelajar yang berlangsung secara berjenjang.
Ia menilai minimnya kompetisi dalam beberapa tahun terakhir turut memengaruhi proses regenerasi pemain. Kondisi tersebut membuat banyak pemain muda kehilangan ruang untuk mengasah kemampuan dan memperoleh pengalaman bertanding secara kompetitif.
“Liga pelajar sangat penting karena banyak pemain Ende dulu lahir dari kompetisi seperti ini,” kata Rendy dalam program Deep Talk RRI Ende Minggu 17 Mei 2026.
| Baca juga: Neymar Resmi Pakai Nomor 10 Timnas Brasil |
Menurutnya, dampak kompetisi pelajar pernah terlihat saat Liga Pelajar digelar pada 2022. Saat itu, sejumlah pemain yang tampil dalam kompetisi tersebut kemudian menjadi bagian dari tim yang berhasil meraih posisi runner-up pada ajang Soeratin Cup.
Rendy mengatakan kompetisi yang berkelanjutan menjadi kebutuhan utama dalam pembinaan sepak bola usia muda. Selain meningkatkan kemampuan teknis pemain, kompetisi juga membantu membentuk mental bertanding dan menambah jam terbang para atlet muda.
Ia berharap Liga Pelajar tidak hanya digelar sebagai kegiatan tahunan semata, tetapi dapat menjadi bagian dari sistem pembinaan berkelanjutan. Dengan demikian, Ende memiliki peluang lebih besar untuk melahirkan pemain-pemain berkualitas yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....