Kompetisi Rutin Dinilai Jadi Kunci Kemajuan Sepak Bola Ende
- 05 Jul 2026 18:07 WIB
- Ende
Poin Utama
- Kompetisi yang digelar secara rutin adalah faktor utama dalam meningkatkan kualitas sepak bola di Kabupaten Ende, lebih penting dibanding fasilitas latihan semata.
- Jam terbang bertanding menentukan perkembangan teknik, mental, dan pengambilan keputusan pemain, seperti yang terjadi pada pemain-pemain Eropa yang hampir sepanjang tahun mengikuti pertandingan.
- Minimnya kompetisi menjadi penyebab perkembangan pesepak bola di Ende belum maksimal, sementara daerah lain mulai menunjukkan perkembangan dengan rutin menggelar turnamen sepak bola.
RRI.CO.ID, Ende - Kompetisi yang digelar secara rutin dinilai menjadi faktor utama dalam meningkatkan kualitas sepak bola di Kabupaten Ende. Jam terbang bertanding disebut lebih menentukan perkembangan pemain dibandingkan sekadar fasilitas latihan.
Pandangan tersebut disampaikan pelatih sepak bola Ende, Habibie Salim Johar, saat menjadi narasumber program Deep Talk RRI Ende. Menurutnya, pemain membutuhkan pertandingan yang berkelanjutan agar kemampuan teknik, mental, dan pengambilan keputusan terus berkembang.
Habibie menilai minimnya kompetisi menjadi salah satu penyebab perkembangan pesepak bola di Ende belum maksimal. Ia mencontohkan pemain-pemain di Eropa hampir sepanjang tahun menjalani pertandingan sehingga kualitas mereka terus meningkat dari waktu ke waktu.
"Kalau tidak ada kompetisi, pemain sulit berkembang," kata Habibie.
Ia mengatakan daerah di luar Kota Ende justru mulai menunjukkan perkembangan karena rutin menggelar turnamen sepak bola. Salah satu contohnya terlihat dari Tiwu Telu FC yang mampu menjuarai turnamen Askab Ende Cup U-23 setelah mengikuti kompetisi yang berjalan secara berkesinambungan seperti Marilonga Cup.
Menurut Habibie, kompetisi menjadi ruang bagi pemain untuk belajar dari setiap pertandingan yang dijalani. Pengalaman bertanding juga dinilai berperan dalam melahirkan pemain berkualitas di berbagai posisi, termasuk penyerang dan penjaga gawang.
Ia berharap kompetisi sepak bola di Kabupaten Ende dapat digelar lebih rutin sebagai bagian dari pembinaan pemain usia muda. Dengan semakin banyak pertandingan, pemain akan memperoleh pengalaman yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas permainan dan daya saing di level yang lebih tinggi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....