Potensi Jahe di Desa Nduaria Menarik Perhatian Penjabat Bupati Ende

  • 23 Mei 2024 21:23 WIB
  •  Ende

KBRN, Ende : Dalam kunjungan kerja Penjabat Bupati Ende, Dr. dr. Agustinus Gadja Ngasu, M.Kes,MMR, di Kecamatan Kelimutu dan Wolowaru, Rabu, (22/5/2024) kemarin, Penjabat Bupati Ende melakukan survei di lokasi Jahe calon Kegiatan HDDAP di Hamparan Rate Nganja Desa Nduaria, Kecamatan Kelimutu.

Penjabat Bupati Ende didampingi oleh sejumlah pejabat terkait seperti Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Ende, Ketua Tim PKK Kabupaten Ende, serta para asisten Sekda dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah. Turut pula hadir Anggota DPRD Kabupaten Ende, Bapak Syukri Abdullah, yang juga seorang penggiat dan petani cabai di Kecamatan Wolowaru.

Pada kesempatan itu, Penjabat Bupati Ende, Gusti Ngasu berinteraksi langsung dengan Kepala Desa Nduaria, Adolfus Reku, serta kelompok tani dan petani yang dipimpin olehnya. Adolfus menjelaskan secara rinci tentang potensi budidaya tanaman jahe di hamparan tersebut, termasuk varietas jahe gajah, jahe merah, dan jahe Emprit Paris, yang telah berhasil diekspor ke beberapa negara seperti Arab Saudi, Jepang, dan Belanda dengan kualitas yang telah diakui oleh pembeli.

Salah satu permasalahan yang disoroti oleh Adolfus adalah kondisi jalan yang mempengaruhi kualitas jahe sebelum dipasarkan atau diekspor.

" Saat ini yang masih menjadi kendala bagi kami para petani jahe di Nduaria adalah kondisi jalan, kami minta perhatian dari bapak penjabat Bupati untuk bisa melihat dan menjawab kesulitan kami ini, karna bagus bagaimanapun hasil panen kami, tapi kalo akses jalan sulit, kami juga kesulitan untuk menjual," jelasnya,

Sementara itu, Penjabat Bupati Ende menyatakan bahwa hamparan Rate Nganja memiliki potensi yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan dalam sektor hortikultura, dan akan segera dilakukan langkah-langkah untuk memperbaiki infrastruktur yang mendukung pertumbuhan dan pemasaran hasil jahe secara lebih optimal.

" Saya sudah mencatat keluhan bapa desa tadi, dan pasti akan ditindaklanjuti, karna ini komitmen Pemerintah Kabupaten Ende untuk mengoptimalkan potensi hortikultura di daerah Ende ini," jelas Gusti Ngasu.

Gusti Ngasu juga mengungkapkan, ketika Kabupaten Ende terpilih dalam proyek HDDAP, menjadi langkah awal bagi Pemerintah Kabupaten Ende dalam menggali potensi hortikultura yang ada, serta membuka peluang bagi petani lokal untuk meningkatkan pendapatan melalui pengembangan komoditas unggulan seperti jahe.

" Kita berharap agar kerjasama antara pemerintah, petani, dan masyarakat setempat dapat terus ditingkatkan guna mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bersama," ungkap Penjabat Bupati Ende.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....