Bupati Sikka: Keberhasilan Bukan Sekadar Serapan Anggaran
- 07 Okt 2026 13:46 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Bupati Sikka Juventus Yoris Prima Kago menegaskan penyerapan anggaran tidak boleh menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan pemerintahan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan harus dibuktikan melalui perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.
“Jangan sampai kita sukses menghabiskan anggaran, tetapi gagal menghadirkan perubahan,” ungkap Juventus saat memberikan sambutan pada pelantikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka Margaretha Movales Da Maga Bapa di Maumere, Rabu 7 Oktober 2026.
Juventus meminta seluruh aparatur sipil negara memastikan setiap program pemerintah berdampak terhadap peningkatan pelayanan publik, pendidikan, akses kesehatan, pertumbuhan ekonomi, perkembangan desa, serta kemudahan pelayanan pemerintahan. Ia juga mengingatkan ASN agar tidak terjebak dalam rutinitas administrasi, tetapi aktif mencari solusi atas berbagai persoalan pembangunan.
“Jangan menjadi penonton pembangunan, jadilah pelaku. Jangan hanya melihat persoalan, hadirlah membawa solusi, dan jangan hanya melihat kekurangan, mari kita temukan peluang dan terobosan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Juventus menekankan Sekda memiliki mandat penting sebagai penggerak birokrasi dan bukan sekadar pemegang jabatan struktural. Menurutnya, jabatan tersebut merupakan kepercayaan untuk memastikan roda pemerintahan berjalan efektif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Jabatan Sekretaris Daerah bukan jabatan untuk dibanggakan, tetapi jabatan untuk diabdikan,” ujar Juventus. Ia meminta Vemi Bapa memperkuat konsolidasi birokrasi melalui komunikasi dengan perangkat daerah, koordinasi bersama DPRD, sinergi dengan Forkopimda, serta hubungan dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.
Juventus juga meminta Sekda membangun komunikasi yang kuat dengan seluruh elemen masyarakat agar pemerintahan tidak berjalan sendiri. “Jadilah Sekda yang mampu mendengar, merangkul dan menyatukan, serta memastikan seluruh mesin pemerintahan bergerak dalam satu arah dan satu tujuan,” ujarnya tegas.
Di hadapan jajaran ASN, Bupati Sikka mengingatkan bahwa aparatur bekerja untuk melayani masyarakat, bukan semata-mata karena takut kepada pimpinan. Ia berharap ASN membangun kesadaran bahwa setiap pekerjaan mereka berkaitan dengan harapan masyarakat terhadap pemerintah.
“Saya ingin kita membangun pemerintahan yang bekerja bukan karena takut kepada pimpinan, tetapi karena sadar bahwa masyarakat sedang menaruh harapan kepada kita,” katanya. Juventus menegaskan setiap keputusan birokrasi memiliki dampak terhadap masyarakat sehingga harus diambil dengan integritas, kompetensi, dan tanggung jawab.
Ia juga menyoroti pentingnya manajemen talenta ASN untuk membangun birokrasi yang objektif, profesional, serta berbasis kompetensi dan kinerja. ASN berprestasi, kata dia, harus memperoleh ruang berkembang, sementara aparatur berpotensi perlu mendapatkan pembinaan dan kesempatan yang adil untuk menunjukkan kemampuan terbaik.
Juventus menegaskan kemajuan Sikka membutuhkan kerja bersama seluruh perangkat pemerintahan, bukan kerja sektoral. Karena itu, pimpinan perangkat daerah diminta menciptakan lingkungan kerja yang terbuka dan kolaboratif sekaligus memberi ruang bagi ASN untuk menyampaikan gagasan, berinovasi, mengembangkan diri, dan berprestasi.
Menutup sambutannya, Juventus mengajak seluruh ASN membangun budaya kerja dengan empat semangat, yakni terus belajar, terus bergerak, terus berinovasi, dan terus melayani. “Saya bekerja bukan hanya untuk menyelesaikan tugas, tetapi untuk memberikan manfaat; bukan hanya untuk mendapatkan penghasilan, tetapi untuk mengabdi; dan bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan Kabupaten Sikka,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....