Perubahan Desil Jadi Keluhan dalam Penyaluran Bansos
- 07 Okt 2026 09:01 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lembata – Perubahan posisi desil menjadi salah satu keluhan masyarakat dalam penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Lembata. Perubahan data tersebut menyebabkan sebagian warga tidak lagi masuk sasaran bantuan, sementara warga lainnya mengalami perubahan posisi desil.
Plt. Kepala Dinsos P2KB Kabupaten Lembata Paulus Maran mengatakan persoalan tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah dalam pemutakhiran data. Menurutnya, kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat berubah sehingga membutuhkan pembaruan data secara berkala.
Perubahan desil dapat terjadi ketika kondisi yang tercatat dalam data tidak lagi sama dengan keadaan masyarakat saat ini. Karena itu, pemerintah daerah berupaya memperkuat mekanisme pembaruan data hingga tingkat desa dan kelurahan.
Pemerintah Kabupaten Lembata akan mengaktifkan kembali operator SIKS-NG di desa dan kelurahan untuk mendukung proses tersebut. Operator akan membantu masyarakat mengajukan serta memperbarui data berdasarkan mekanisme yang tersedia.
Pemutakhiran data di tingkat desa akan dilakukan melalui musyawarah yang melibatkan pemerintah desa, BPD, dan tokoh masyarakat. Hasil musyawarah kemudian diinput operator SIKS-NG untuk diteruskan melalui sistem Kementerian Sosial.
Kepala BPS Kabupaten Lembata Muhamad Sukin menjelaskan bahwa data desil bersifat dinamis dan diperbarui setiap triwulan. Menurutnya, perubahan posisi desil merupakan bagian dari pembaruan data berdasarkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Masyarakat juga dapat mengajukan pembaruan melalui aplikasi Cek Bansos maupun SIKS-NG dengan melibatkan pemerintah desa atau kelurahan. Pengajuan tersebut menjadi salah satu saluran agar kondisi masyarakat dapat tercermin dalam pembaruan data.
Pemerintah Kabupaten Lembata menargetkan penguatan mekanisme pemutakhiran dapat menghasilkan data penerima program sosial yang lebih akurat. Dengan data yang diperbarui, pemerintah berharap penyaluran bantuan dapat semakin sesuai dengan kondisi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....