BPS Lembata Jelaskan Desil Bukan Penentu Tunggal Status Kemiskinan

  • 07 Okt 2026 09:01 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Lembata – Badan Pusat Statistik Kabupaten Lembata menjelaskan bahwa desil merupakan posisi relatif tingkat kesejahteraan masyarakat, bukan penentu tunggal status kemiskinan. Penjelasan tersebut disampaikan dalam audiensi mengenai perubahan desil kesejahteraan keluarga di Pemerintah Kabupaten Lembata.

Kepala BPS Kabupaten Lembata Muhamad Sukin menjelaskan desil membagi masyarakat ke dalam sepuluh kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan. Desil satu merupakan kelompok dengan posisi relatif paling rendah, sedangkan desil sepuluh berada pada posisi relatif paling tinggi.

“Jadi desil ini terus dibentuk sesuai kondisi kekinian,” ujar Sukin.

Menurutnya, posisi desil tidak secara otomatis menunjukkan seseorang masuk kategori miskin atau sejahtera. Desil menggambarkan posisi relatif seseorang atau keluarga dibandingkan kondisi masyarakat secara keseluruhan.

Sukin menjelaskan data desil bersifat dinamis karena kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat berubah sewaktu-waktu. BPS melakukan pemutakhiran data sebanyak empat kali dalam setahun atau setiap triwulan.

BPS mengolah berbagai sumber data menjadi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN yang salah satu keluarannya berupa desil. Sementara keputusan penggunaan data untuk menentukan sasaran program dan bantuan merupakan kewenangan kementerian atau lembaga terkait.

Masyarakat dapat mengajukan pembaruan data melalui saluran yang tersedia, termasuk aplikasi Cek Bansos maupun SIKS-NG. Pengajuan tersebut dapat dilakukan dengan melibatkan pemerintah desa atau kelurahan agar kondisi masyarakat dapat diperbarui.

BPS juga menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah daerah, pemerintah desa, pendamping sosial, dan lembaga terkait dalam pemutakhiran data. Pemutakhiran yang dilakukan secara berkala diharapkan membuat data lebih mencerminkan kondisi sosial ekonomi masyarakat terkini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....