Diaspora Indonesia di Kanada melalui Dompet Dhuafa Bantu Penyintas Gempa NTT

  • 07 Okt 2026 09:07 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Diaspora masyarakat Calgary, Kanada, menyalurkan bantuan bagi penyintas gempa bumi di Dusun Gulung Turi, Desa Kempo, Manggarai Barat, Selasa 6 Oktober 2026. Bantuan tersebut disalurkan melalui Dompet Dhuafa untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga terdampak pascabencana.

Sebanyak 20 paket bantuan disiapkan bagi masyarakat, terdiri atas 11 paket sembako dan sembilan paket khusus ibu serta anak. Bantuan tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus mendukung nutrisi dan kebutuhan kelompok rentan.

Penyaluran bantuan menjadi bentuk solidaritas masyarakat Indonesia di Calgary terhadap warga yang masih menjalani masa pemulihan setelah gempa bumi. Kehadiran bantuan tersebut juga memberikan dukungan moral bagi masyarakat terdampak di tengah keterbatasan pascabencana.

Salah seorang penerima manfaat, Alferdo, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diterima keluarganya di Dusun Gulung Turi. Ia mengatakan bantuan tersebut sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah bencana.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah bencana,” ujarnya.

Berdasarkan data per 2 Oktober 2026, gempa bumi di NTT menyebabkan 106.703 unit rumah mengalami kerusakan. Kerusakan juga tercatat pada 2.147 fasilitas pendidikan, 157 fasilitas kesehatan, 687 kantor, 652 rumah ibadah, empat pasar tradisional, dan 1.915 fasilitas umum lainnya.

Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center telah memberikan berbagai layanan kemanusiaan di sejumlah wilayah terdampak sejak masa tanggap darurat. Hingga 2 Oktober 2026, layanan tersebut telah menjangkau 26.643 penerima manfaat melalui dukungan pangan, kesehatan, air bersih, pendidikan, PFA, internet, hingga SAR dan evakuasi.

Besarnya dampak gempa membuat kebutuhan masyarakat tetap berlangsung setelah fase tanggap darurat berakhir. Dukungan pemenuhan kebutuhan dasar dan pemulihan fasilitas menjadi bagian penting untuk membantu penyintas kembali menjalankan kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....