Gelar Wicara Literasi Nasional SLI 2026, Menggerakkan Literasi untuk Masyarakat
- 22 Apr 2026 14:19 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Jakarta — Program Penggiat Literasi Indonesia (PELITA) Sekolah Literasi Indonesia (SLI) Angkatan ke-6 menggelar kegiatan Gelar Wicara Literasi Nasional pada Jumat, 17 April 2026, di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia di Jakarta. Kegiatan ini mengusung tema “Menggerakkan Literasi, Membangun Kawasan, Memberdayakan Masyarakat”.
Acara tersebut diikuti oleh sekitar 70 peserta yang terdiri dari anggota PELITA SLI Angkatan 6, pengurus Taman Bacaan Masyarakat (TBM) wilayah Jabodetabek, pengurus Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB), serta masyarakat umum. Gelar wicara ini menghadirkan sejumlah tokoh nasional di bidang literasi dan pemberdayaan masyarakat, antara lain Ahmad Juwaini, Yudi Latif, E. Aminuddin Aziz, Herlina Mustikasari, Nero Taopik, Haryo Mojopahit, serta Andi Ahmadi.
Dalam kesempatan tersebut, para narasumber menekankan pentingnya literasi sebagai fondasi pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. Literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas hidup, memperkuat daya kritis, serta mendorong kemandirian masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program PELITA SLI Angkatan 6 yang berlangsung pada 16–19 April 2026, dengan pusat kegiatan di Zona Madinah Dompet Dhuafa, Bogor, Jawa Barat. Berbagai agenda diselenggarakan selama kegiatan, di antaranya kelas intensif literasi, diskusi, tukar buku, outbound, pentas seni budaya, hingga gelar wicara nasional.
Salah satu momen penting dalam rangkaian kegiatan ini adalah pengukuhan 15 penggiat literasi dari lima Taman Bacaan Masyarakat (TBM) sebagai bagian dari PELITA SLI. Program ini dirancang untuk berjalan selama tiga tahun ke depan sebagai upaya penguatan kapasitas penggerak literasi di daerah.
Adapun lima TBM yang tergabung dalam PELITA SLI Angkatan 6 meliputi Rumah Baca Anak Nagari (Kabupaten Agam), Taman Ilmu H. Abdul Moeis – Hj. Syamsiar (Kabupaten Solok) dan Bale Baca Cijayanti (Kabupaten Bogor). Dua TBM lainnya masing-masing Sanggar Anak Tumbuh (Kabupaten Bantul) dan Rumah Kreatif Sahabat Nusantara (Kabupaten Ende).
Pengukuhan dilakukan secara resmi oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI, Prof. Aminuddin Aziz, bersama Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Dr. Ahmad Juwaini, di Aula Lantai 4 Perpusnas RI. Para penggiat literasi yang berasal dari berbagai daerah tersebut membawa semangat yang sama, yakni menghadirkan gerakan literasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Melalui program ini, diharapkan lahir inovasi dan kolaborasi yang mampu memperluas akses literasi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di berbagai wilayah Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....