Pemkab Matim Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa di 29 Puskesmas

  • 01 Okt 2026 13:52 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Timur - Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur memperkuat layanan kesehatan jiwa melalui kolaborasi lintas sektor untuk menangani ODGJ secara optimal. Penguatan layanan dibahas melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pengendalian Kesehatan Jiwa Kabupaten Manggarai Timur, Rabu 30 September 2026.

Rakor berlangsung di Hotel Embun Pagi Borong dan diikuti anggota Satuan Tugas Kesehatan Jiwa dari berbagai unsur masyarakat. Dinas Kesehatan Manggarai Timur mencatat sebanyak 783 ODGJ pada 2026, dengan 715 orang telah memperoleh pengobatan.

Selain itu, sebanyak 51 ODGJ masih mengalami pemasungan, sedangkan seorang pasien berhasil dilepas pasung melalui kolaborasi bersama Yayasan Ayo Indonesia. Pelayanan kesehatan jiwa diperkuat melalui 29 Puskesmas dengan pelatihan tenaga kesehatan, konsultasi dokter, serta distribusi obat sesuai kebutuhan.

Pemkab Manggarai Timur juga menggandeng Yayasan Ayo Indonesia dan Klinik Jiwa Renceng Mose untuk memperkuat penanganan kesehatan jiwa. Rakor menemukan sejumlah kendala, termasuk keterbatasan obat, tenaga kesehatan terampil, serta belum maksimalnya keterlibatan lintas sektor dalam penanganan ODGJ.

Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, meminta penanganan kesehatan jiwa mengintegrasikan aspek promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif secara menyeluruh. Agas juga meminta keluarga menjadi lingkungan yang nyaman sekaligus mendorong masyarakat memahami dampak stigma terhadap orang dengan gangguan kejiwaan.

Perhatian khusus turut diarahkan kepada pengungsi penyintas gempa melalui pendampingan psikososial, kunjungan psikolog atau psikiater, serta rujukan medis berkala. Rakor menyepakati penguatan deteksi dini ODMK pada remaja dengan melibatkan keluarga, pemerintah, serta pemangku kepentingan terkait secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....