Aktivitas Nelayan Ende Berangsur Normal Pascagempa Bumi
- 30 Sep 2026 13:41 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Aktivitas nelayan di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, berangsur kembali normal setelah gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah Flores. Kondisi tersebut terlihat baik di perairan selatan Laut Sawu maupun perairan utara Laut Flores yang menjadi wilayah penangkapan nelayan Ende.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Ende, Abdullah Gani Gere Wara, mengatakan kondisi itu berdasarkan hasil pemantauan dan monitoring yang dilakukan pihaknya di sejumlah wilayah pesisir. Abdullah menyampaikan hal tersebut saat dikonfirmasi RRI.CO.ID di Kantor Bupati Ende, 25 September 2026.
Menurut Abdullah, aktivitas melaut nelayan di kedua wilayah perairan tersebut saat ini telah berjalan seperti biasa. Nelayan kembali melakukan kegiatan penangkapan ikan, sementara jumlah hasil tangkapan lebih banyak dipengaruhi musim, kondisi iklim, dan cuaca.
“Untuk saat ini produksi ikan di wilayah selatan Laut Sawu cukup memadai, demikian juga di wilayah utara,” ujar Abdullah.
Ia menjelaskan, kondisi produksi ikan di perairan Ende turut menentukan kebutuhan pasokan dari daerah lain. Ketika hasil tangkapan nelayan lokal mencukupi, pasokan ikan dari luar daerah cenderung berkurang.
Sebaliknya, ketika produksi ikan di Ende menurun, pasokan dari sejumlah daerah sekitar menjadi penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Daerah yang selama ini menjadi sumber pasokan antara lain Kabupaten Sikka dan Flores Timur.
Abdullah menyebutkan, pasokan ikan dari Maumere, Kabupaten Sikka, dan Flores Timur biasanya mencapai sekitar satu hingga dua ton per hari. Namun, jumlah tersebut bersifat situasional karena menyesuaikan dengan produksi ikan nelayan di Kabupaten Ende.
Dengan kembali normalnya aktivitas nelayan, sektor perikanan Ende mulai menunjukkan pemulihan setelah terdampak gempa bumi. Dinas Perikanan tetap memantau kondisi perairan dan produksi tangkapan untuk memastikan ketersediaan ikan bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....