KAE Siapkan Bantuan untuk 320 Penerima, Distribusi Menyasar Tiga Wilayah

  • 22 Sep 2026 12:55 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende- Keuskupan Agung Ende (KAE) menyiapkan paket pangan dan hygiene kit untuk sekitar 320 penerima manfaat yang akan menerima bantuan di tiga wilayah, yakni Hangalande, Kota Baru, dan Maorole. Bantuan tersebut dikemas di Posko Keuskupan Agung Ende di PSE Ende untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Koordinator Divisi Kepemudaan Kevikepan Ende Keuskupan Agung Ende, RP Kristoforus Landur, CMF, mengatakan proses pengepakan dilakukan sebagai bagian dari persiapan distribusi bantuan. Ia menyampaikan hal tersebut saat diwawancarai RRI Ende, Senin 21 September 2026, di Posko Keuskupan Agung Ende di PSE Ende.

Romo Kristoforus menjelaskan, bantuan yang disiapkan terdiri atas dua jenis utama, yakni paket pangan dan hygiene kit atau perlengkapan kebersihan. Paket kebersihan tersebut antara lain berisi sabun mandi, sabun cuci, gayung, dan sejumlah kebutuhan kebersihan lainnya.

Ia menegaskan, dukungan bantuan masih berasal dari Caritas Indonesia, namun juga terdapat sumbangan dari pribadi maupun berbagai lembaga yang disalurkan melalui Karitas Keuskupan Agung Ende. Bantuan yang diterima kemudian dipersiapkan dan dikemas sesuai kebutuhan penerima manfaat sebelum didistribusikan.

Ia mengungkapkan, Untuk penyaluran berikutnya, bantuan yang dibawa kepada masyarakat hanya berupa paket pangan dan hygiene kit. Distribusi akan melibatkan tim logistik dan distribusi bersama sejumlah relawan yang selama ini aktif membantu proses pengepakan hingga pengantaran bantuan.

Menurutnya, keberadaan relawan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran distribusi bantuan kepada masyarakat. Para relawan selama ini secara rutin mendampingi tim dalam menyiapkan barang dan menyalurkannya kepada penerima manfaat di berbagai wilayah.

Ia menambahkan, keterlibatan orang muda dalam kegiatan kemanusiaan menghadapi tantangan setelah banyak relawan mulai kembali bekerja. Kondisi tersebut berbeda dengan masa awal tanggap darurat ketika sebagian besar orang muda masih memiliki waktu lebih longgar karena aktivitas sekolah maupun pekerjaan belum kembali normal.

Romo Kristoforus berharap semakin banyak orang muda yang bersedia terlibat sebagai relawan dalam berbagai kegiatan kemanusiaan untuk membantu sesama. dan berharap bantuan yang disalurkan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para penerima manfaat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....