Penguatan Pancasila Penting di Era Digital

  • 19 Sep 2026 20:39 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Perkembangan teknologi digital mengubah cara generasi muda memperoleh informasi, berkomunikasi, dan membangun relasi sosial.
  • Penguatan nilai-nilai Pancasila menjadi penting agar generasi muda tetap memiliki karakter kebangsaan di tengah arus informasi digital yang deras.
  • Ruang digital harus dimanfaatkan secara positif sebagai sarana belajar, berkarya, berkomunikasi, dan mengembangkan potensi generasi muda.

RRI.CO.ID, Ende - Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam kehidupan generasi muda, termasuk dalam cara memperoleh informasi, berkomunikasi dan membangun relasi sosial. Kondisi tersebut membuat penguatan nilai-nilai Pancasila menjadi penting agar generasi muda tetap memiliki karakter kebangsaan di tengah derasnya arus informasi.

Akademisi sekaligus Guru SMAK Syuradikara Ende, Heribertus Muwa Bata Putra, S.Pd.,membahas pentingnya membangun karakter generasi muda yang tetap berlandaskan Pancasila di tengah perkembangan teknologi digital. Menurutnya dalam wawancara bersama RRI,Sabtu, 19 September 2026, ruang digital perlu dimanfaatkan secara positif sebagai sarana belajar, berkarya, berkomunikasi dan mengembangkan potensi generasi muda.

Era digital juga menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari derasnya informasi hingga konten yang belum tentu benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, generasi muda membutuhkan kemampuan untuk berpikir kritis, memeriksa informasi dan mempertimbangkan dampak sebelum menerima maupun menyebarkan suatu informasi.

Nilai-nilai Pancasila dapat menjadi landasan dalam membangun etika generasi muda ketika berada di ruang digital. Sikap menghargai sesama, menjaga persatuan, menghindari ujaran kebencian serta mengedepankan musyawarah dan tanggung jawab merupakan bagian dari penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila juga menyoroti tantangan terhadap persatuan bangsa di ruang digital, termasuk hoaks, disinformasi dan narasi yang dapat memperuncing perbedaan. BPIP menekankan bahwa Pancasila perlu diwujudkan dalam perilaku nyata, bukan hanya dipahami atau dihafalkan sebagai pengetahuan.

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital mendorong pelajar agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi turut membentuk ruang digital yang aman, sehat dan bertanggung jawab. Pelajar juga didorong untuk memeriksa informasi sebelum membagikannya serta menghindari tindakan yang dapat merugikan atau merundung orang lain di ruang digital.

Dalam konteks pendidikan, sekolah memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan teknologi, tetapi juga karakter, etika dan tanggung jawab sosial. Sinergi antara guru, keluarga dan lingkungan masyarakat diperlukan agar penggunaan teknologi dapat berjalan seiring dengan penguatan nilai kebangsaan.

Menjadi generasi Pancasila di era digital pada akhirnya bukan berarti menjauhi perkembangan teknologi, melainkan mampu memanfaatkannya secara cerdas, etis dan bertanggung jawab. Generasi muda diharapkan dapat menjadikan ruang digital sebagai tempat untuk belajar, berkreasi, membangun persaudaraan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....