Pelindo Maumere Kembali Salurkan Bantuan Gereja Perumnas

  • 19 Sep 2026 20:47 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Pelindo Cabang Maumere kembali menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk mendukung pembangunan Gereja Stasi Santa Maria Perumnas Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Bantuan senilai Rp25 juta tersebut diserahkan kepada panitia pembangunan gereja pada Jumat, 18 September 2026.

General Manager Pelindo Maumere, Angga Adi Prebawa, menyerahkan bantuan itu kepada Ketua Panitia Pembangunan Gereja, Petrus Nong Meak, di lokasi pembangunan gereja. Penyerahan turut disaksikan Ketua Stasi Santa Maria Perumnas Maumere, Fransiskus Xaverius Made Botha, bersama sejumlah umat.

Angga mengatakan, bantuan tersebut merupakan penyaluran tahap kedua Pelindo untuk mendukung pembangunan rumah ibadah umat di kawasan Perumnas Maumere. Sebelumnya, Pelindo telah memberikan bantuan tahap pertama sebesar Rp8 juta sebagai bagian dari kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar Pelabuhan Laurentius Say Maumere.

Menurut Angga, dukungan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membantu memenuhi kebutuhan pembangunan gedung gereja. Pelindo juga berharap keberadaan fasilitas peribadatan yang layak dapat menunjang aktivitas umat di lingkungan setempat.

Ketua Panitia Pembangunan Gereja Stasi Santa Maria Perumnas Maumere, Petrus Nong Meak, mengaku bantuan Pelindo meringankan beban panitia di tengah kebutuhan biaya pembangunan yang masih cukup besar. Ia menyebut dukungan tersebut turut menjaga keberlanjutan pekerjaan fisik gereja yang sempat terkendala keterbatasan dana.

“Bantuan ini sudah tahap kedua, jadi kami merasa sangat terbantu sehingga proses pembangunan gedung gereja bisa diselesaikan secepatnya,” ujar Petrus. Hingga kini, progres pembangunan fisik gedung gereja telah mencapai sekitar 70 persen sejak pekerjaan dimulai.

Petrus menargetkan seluruh pekerjaan pembangunan Gereja Stasi Santa Maria Perumnas Maumere dapat dituntaskan pada 2027. Panitia mengupayakan penyelesaian gedung tersebut sebelum perayaan Hari Raya Paskah tahun depan.

Ketua Stasi Santa Maria Perumnas Maumere, Fransiskus Xaverius Made Botha, mengatakan umat terlibat aktif dalam pembangunan gereja sejak tahap awal hingga saat ini. Antusiasme tersebut muncul dari kerinduan umat untuk memiliki rumah ibadah yang layak dan representatif.

Untuk mendukung pembangunan, setiap kepala keluarga di Stasi Santa Maria Perumnas Maumere menyepakati kontribusi sebesar Rp1 juta per tahun. Hingga memasuki tahap ketiga pengumpulan, dana swadaya umat yang telah terkumpul mencapai sekitar Rp1 miliar, sedangkan kebutuhan dana lainnya masih akan diupayakan panitia melalui berbagai sumber.

Fransiskus berharap dukungan dari berbagai pihak dapat mempercepat penyelesaian pembangunan gereja tersebut. Dengan progres fisik yang telah mencapai 70 persen, panitia bersama umat kini memfokuskan upaya pada pemenuhan kebutuhan pembiayaan hingga gedung gereja dapat digunakan secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....