BMKG Bantah Isu Gempa Flores Aktifkan Zona Megathrust

  • 19 Sep 2026 20:22 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG menegaskan gempa Flores tidak dapat dijadikan indikator bahwa zona Megathrust akan aktif. Penjelasan tersebut disampaikan untuk merespons kekhawatiran masyarakat terkait isu yang beredar setelah gempa Flores.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Kupang Arief Tyastama kepada RRI Kamis 17 September 2026 mengatakan gempa Flores dan zona Megathrust berasal dari sumber tektonik yang berbeda. Gempa Flores bersumber dari sistem sesar naik Flores Back Thrust di utara kepulauan, sedangkan zona Megathrust berada pada jalur subduksi di bagian selatan.

Arief menjelaskan satu gempa besar pada suatu sumber tidak dapat dijadikan indikator bahwa sumber gempa lain di wilayah berbeda akan ikut aktif. Karena itu, informasi yang menyebut gempa Flores dapat memicu Megathrust dalam kurun waktu tertentu tidak memiliki dasar ilmiah.

“Satu gempa besar di satu sumber tidak dapat dijadikan indikator atau alarm bahwa sumber gempa lainnya di zona berbeda akan ikut aktif,” kata Arief. Ia menegaskan pernyataan bahwa gempa Flores memicu Megathrust dalam kurun waktu tertentu tidak didukung oleh dasar ilmiah.

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai pesan berantai yang memuat prediksi tanggal, waktu dan kekuatan gempa. Informasi semacam itu perlu disikapi secara kritis karena perkembangan teknologi saat ini belum mampu memprediksi secara akurat kapan dan di mana gempa akan terjadi.

Arief meminta masyarakat mengacu pada informasi resmi BMKG dalam memperoleh informasi terkait aktivitas gempa bumi. Masyarakat juga diimbau tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan keresahan di tengah kondisi pascagempa.

BMKG terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas kegempaan di wilayah Nusa Tenggara Timur. Informasi mengenai gempa dan potensi tsunami akan disampaikan melalui kanal resmi BMKG berdasarkan hasil pemantauan dan analisis seismologi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....