Kapal Pesiar Singgah di Ende, Akses Wisata Perlu Diperkuat

  • 19 Sep 2026 22:49 WIB
  •  Ende

RI.CO.ID, Ende – Kapal pesiar kembali singgah di Ende pada Senin, 14 September 2026, membawa wisatawan mancanegara untuk menikmati sejumlah destinasi wisata. Kunjungan singkat tersebut menunjukkan potensi Ende sebagai bagian dari rute wisata kapal pesiar di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Tour Guide sekaligus anggota Himpunan Pramuwisata Indonesia DPC Ende, Ferdinand Radawara, mengatakan kunjungan kapal pesiar ke Ende bukan fenomena baru. Menurutnya, aktivitas tersebut telah berlangsung sejak 2010 dengan rata-rata dua kunjungan setiap tahun melalui agen berbeda, di antaranya Cruise Asia dan Signature Papua.

Wisatawan yang datang didominasi turis asal Australia, selain Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, dan sejumlah negara lainnya. Ferdinand menjelaskan, wisatawan mancanegara umumnya tertarik mengunjungi kawasan Taman Nasional Kelimutu serta Kampung Adat Wologai.

Dalam kunjungan terakhir, wisatawan hanya memiliki waktu sekitar satu hari untuk menjelajahi Ende. Rombongan tiba sekitar pukul 07.00 WITA dan melanjutkan perjalanan hingga pukul 17.00 WITA dengan mengunjungi Kelimutu dan Kampung Adat Wologai.

Selain dua destinasi utama tersebut, rombongan juga sempat berhenti di kawasan Susteran Detusoko untuk kebutuhan toilet. Wisatawan kemudian menikmati makan siang di Ecolodge Moni sebelum melanjutkan rangkaian perjalanan menuju destinasi yang telah ditentukan.

Ferdinand menilai durasi kunjungan yang terbatas perlu diimbangi dengan kesiapan destinasi dan fasilitas pendukung pariwisata. Ia menyebut peningkatan aksesibilitas dan amenitas menjadi kebutuhan penting agar wisatawan memperoleh pengalaman yang lebih nyaman selama berada di Ende.

Penguatan akses menuju destinasi, fasilitas umum, serta amenitas pariwisata dapat memperbesar peluang wisatawan untuk menikmati lebih banyak potensi Ende. Kondisi tersebut diharapkan mampu mendorong kunjungan wisatawan mancanegara sekaligus memberikan dampak ekonomi lebih luas bagi pelaku usaha dan masyarakat lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....