Harhubnas ke-55, Menhub Tekankan Keselamatan Transportasi

  • 17 Sep 2026 13:35 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Puncak peringatan Hari Perhubungan Nasional ke-55 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur dipusatkan di Kabupaten Ende melalui upacara bendera di halaman Kantor Bupati Ende, Kamis, 17 September 2026. Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri insan perhubungan, TNI, Polri, serta aparatur sipil negara.

Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda bertindak sebagai inspektur upacara mewakili Gubernur NTT. Dalam kesempatan tersebut, Bupati membacakan amanat Menteri Perhubungan Republik Indonesia Duddy Purwagandhi yang mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”.

Menteri Perhubungan menyampaikan duka cita dan keprihatinan atas berbagai musibah transportasi yang terjadi. Menurutnya, berbagai peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi seluruh insan perhubungan untuk terus melakukan pembenahan dan memperkuat aspek keselamatan.

Dalam amanatnya, Menhub menegaskan keselamatan merupakan tanggung jawab moral sekaligus standar wajib yang tidak boleh dikalahkan oleh rutinitas administratif. Insan perhubungan juga dituntut berani menghentikan operasi apabila kondisi dinilai tidak aman serta segera mencari alternatif agar mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan tetap berjalan.

Transportasi, menurut Menhub, bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi menjadi penghubung antarpulau, desa dan kota, sentra produksi, sekolah, hingga rumah sakit. ''Konektivitas juga berperan menghadirkan pelayanan negara di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil sekaligus membantu menekan biaya logistik,'' ujar Bupati Ende.

Menhub turut menekankan pentingnya transformasi digital yang tetap berorientasi pada pelayanan publik yang humanis. Pemanfaatan teknologi dan sistem digital harus dibarengi dengan penerapan nilai-nilai 5 Citra Manusia Perhubungan sebagai pedoman dalam menjalankan tugas.

Pada momentum Harhubnas ke-55, Menteri Perhubungan memberikan apresiasi kepada para petugas lapangan yang bekerja di balik layar untuk menjaga keselamatan transportasi, termasuk petugas persinyalan, navigasi, dermaga, dan pengawas kapal. Ia juga mengajak seluruh insan perhubungan menjadikan September sebagai momentum Gerakan Bulan Keselamatan Transportasi untuk membangun budaya keselamatan secara konsisten sepanjang tahun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....