Relawan Muda Bantu BPBD Lengkapi Data Korban Gempa Ende

  • 18 Sep 2026 12:40 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende –Keterlibatan relawan muda dan mahasiswa membantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ende melengkapi pendataan warga dan rumah terdampak gempa yang sebelumnya terlewat dari daftar utama. Mereka menyisir sejumlah wilayah, termasuk daerah dengan akses yang cukup sulit, untuk menemukan warga terdampak yang belum masuk dalam pendataan awal.

Kepala BPBD Kabupaten Ende, Marcelus Eklesianus Meta, mengatakan kehadiran relawan sangat membantu pemerintah melengkapi informasi warga terdampak gempa. Menurutnya, relawan juga membantu menemukan kerusakan rumah yang sebelumnya belum masuk dalam pendataan awal.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Teman-teman relawan muda ini banyak membantu memasukkan data rumah terdampak yang sebelumnya sempat terlewat atau tidak terlaporkan dalam daftar utama,” ujar Marcelus dalam Program Florata Pagi Pro 1 RRI Ende, Rabu 16 September 2026.

Menurut Marcelus, relawan turut menjangkau sejumlah wilayah yang menghadapi tantangan akses, salah satunya Watuaka. Hasil penelusuran tersebut kemudian menjadi bahan bagi BPBD untuk memperbarui dan melengkapi data warga serta rumah yang terdampak gempa.

Upaya pemutakhiran data dinilai penting agar kondisi warga terdampak dapat tergambarkan secara lebih utuh. Data lapangan juga menjadi bagian dari proses penanganan dan pemulihan pascagempa di Kabupaten Ende.

Selain membantu pendataan, kelompok relawan juga memberikan dukungan psikososial kepada masyarakat terdampak. Kegiatan trauma healing dilakukan bagi anak-anak maupun warga yang berada di sejumlah posko pengungsian.

Beberapa kelompok yang terlibat antara lain Red Boys, Relawan GESIT, KPND, serta mahasiswa. Mereka turun langsung memantau kondisi warga, mengidentifikasi rumah terdampak, sekaligus melihat kebutuhan masyarakat yang belum tertangani.

Keterlibatan kelompok relawan tersebut menunjukkan bahwa pemulihan pascagempa tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat dan berbagai kelompok relawan di lapangan.

Pemutakhiran data menjadi penting dalam penanganan pascabencana karena informasi mengenai identitas warga, lokasi, dan tingkat kerusakan menjadi dasar menentukan sasaran bantuan. Data yang lebih lengkap juga membantu pemerintah menyusun kebutuhan penanganan pada tahap pemulihan.

BPBD Ende terus mendorong kolaborasi dengan berbagai unsur masyarakat dalam proses penanganan pascagempa. Keterlibatan relawan diharapkan dapat mempercepat penemuan warga yang belum terdata sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat di wilayah sulit terjangkau tidak terabaikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....