Samsat Ende Jemput Bola ke Pasar, Dekatkan Layanan Pajak pada Masyarakat
- 18 Sep 2026 12:38 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – UPT Pendapatan Daerah Provinsi NTT Wilayah Kabupaten Ende memperluas layanan Samsat Keliling hingga pasar tradisional untuk mendekatkan akses administrasi kendaraan kepada masyarakat pascagempa. Layanan ini juga dimanfaatkan warga untuk mengakses program penghapusan atau keringanan pajak kendaraan yang sedang berlaku.
Selain layanan di Kantor Bersama Samsat dan armada bus di Lapangan Perse Ende, petugas mendatangi pusat aktivitas ekonomi masyarakat di sejumlah kecamatan. Pola jemput bola tersebut ditujukan untuk mengurangi hambatan warga yang harus menempuh perjalanan ke pusat layanan.
Kasubag Tata Usaha UPT Pendapatan Daerah NTT Wilayah Ende, Vincensius Sare, mengatakan pelayanan di pasar dijadwalkan secara berkala. “Hari Senin lalu kami telah melayani warga di Pasar Nangapenda, hari Rabu di Pasar Detusoko, dan Jumat di Pasar Moni. Kami turun langsung ke pasar-pasar untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak gempa,” kata Vincensius dalam program Florata Pagi Pro 1 RRI Ende, Rabu, 16 September 2026.
Menurut Vincensius, pasar dipilih karena menjadi titik berkumpulnya masyarakat dari berbagai wilayah. Dengan mendekatkan layanan ke pusat aktivitas warga, masyarakat dapat mengurus kewajiban administrasi kendaraan tanpa harus selalu datang ke kantor Samsat.

Pada layanan keliling tersebut, masyarakat dapat melakukan pengesahan pajak kendaraan tahunan. Layanan ini memberi alternatif bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu maupun akses transportasi menuju pusat pelayanan.
Pengurusan STNK lima tahunan juga tetap dapat dilayani pada titik tertentu. Setelah proses administrasi, pencetakan dokumen fisik STNK akan dibantu petugas untuk dikirimkan kembali ke titik pelayanan awal.
Perluasan layanan menjadi bagian dari upaya menjaga akses pelayanan publik tetap berjalan di tengah proses pemulihan pascagempa. Pemerintah daerah melalui unit pelayanan pajak kendaraan diharapkan dapat terus menyesuaikan titik layanan dengan kebutuhan dan mobilitas masyarakat terdampak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....