Aktivitas Ile Lewotolok Masih Tinggi, Pengunjung Diminta Patuhi Rekomendasi
- 18 Sep 2026 13:08 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Aktivitas vulkanik Gunung Ile Lewotolok masih tinggi hingga Kamis, 17 September 2026, sehingga masyarakat diminta mematuhi rekomendasi keselamatan. Pengunjung, pendaki, dan wisatawan juga diminta tidak melakukan aktivitas pada kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona bahaya.
Pengamat Gunung Api Ile Lewotolok, Stanislaus Ara Kian mengatakan, aktivitas gunung masih didominasi gempa permukaan dengan intensitas yang cukup tinggi. Gempa tersebut meliputi gempa letusan, gempa hembusan, dan tremor non-harmonik yang masih terekam oleh Pos Pengamatan.
Stanislaus menegaskan, masyarakat maupun pengunjung tidak diperbolehkan melakukan aktivitas dalam radius dua kilometer dari pusat aktivitas gunung. Larangan juga berlaku pada sektor selatan dan tenggara hingga radius tiga kilometer dari pusat aktivitas Gunung Ile Lewotolok.
“Para pengunjung atau pendaki ataupun wisatawan agar selalu mematuhi rekomendasi dari Badan Geologi, yaitu tidak boleh melakukan aktivitas di dalam wilayah radius dua kilometer dan tiga kilometer sektor selatan dan tenggara,” ujar Stanislaus.
Hingga Kamis sore, Gunung Ile Lewotolok masih mengalami erupsi, termasuk pada pukul 17.31 WITA dengan kolom abu sekitar 300 meter. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak condong ke arah barat.
Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 33,2 milimeter dan berlangsung selama sekitar 44 detik. Saat ini Gunung Ile Lewotolok masih berada pada Status Level II atau Waspada berdasarkan pemantauan aktivitas vulkanik.
Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi guguran lava dan awan panas pada sektor selatan, tenggara, barat, serta timur laut. Warga di sekitar kawasan gunung diimbau menggunakan masker, melindungi mata dan kulit, serta menutup tempat penampungan air bersih.
Pemerintah daerah dan masyarakat diminta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Ile Lewotolok di Desa Laranwutun. Informasi perkembangan aktivitas gunung juga dapat diperoleh melalui Badan Geologi untuk memastikan masyarakat mengikuti rekomendasi terbaru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....