Rusak Akibat Gempa, Polsek Macang Pacar dan Warga Bangun Kelas Darurat

  • 18 Sep 2026 09:56 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Kepolisian Sektor (Polsek) Macang Pacar bersama guru dan warga membangun ruang kelas darurat untuk siswa SMPN 1 Macang Pacar di Dusun Toroloji, Desa Bari, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pembangunan kelas darurat dilakukan pada Rabu 16 September 2026, menyusul kerusakan berat pada bangunan sekolah akibat gempa bumi yang melanda wilayah Manggarai Barat pada pertengahan Agustus 2026.

Kapolsek Macang Pacar, IPDA Petrus Belas Kasihan, mengatakan pembangunan dilakukan karena ketersediaan tenda bantuan untuk sekolah terdampak gempa masih terbatas. Untuk itu, polisi bersama guru dan warga memanfaatkan material yang tersedia di sekitar lokasi.

“Kami tidak ingin pendidikan anak-anak terhenti terlalu lama hanya karena keterbatasan sarana pascabencana. Yang terpenting anak-anak memiliki ruang belajar yang layak dan terlindung dari cuaca,” ujarnya dalam keterangan Rabu, 16 September 2026.

Ruang kelas darurat tersebut dibangun menggunakan bambu, terpal, serta daun kelapa sebagai material penyekat antarkelas. Pengerjaan dimulai sekitar pukul 09.30 WITA dan rampung sekitar pukul 11.30 WITA.

Setelah bangunan selesai, personel kepolisian bersama warga dan pihak sekolah menata meja dan kursi agar ruang tersebut dapat segera digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Macang Pacar, Fernandes Goa, mengapresiasi keterlibatan Polsek Macang Pacar dan masyarakat dalam menyediakan ruang belajar sementara bagi siswa.

“Bantuan tenda resmi dari pemerintah jumlahnya sangat terbatas dan harus dibagi ke daerah lain yang juga terdampak. Kehadiran Bapak Kapolsek dan anggota yang memelopori pembuatan tenda ini sangat membantu kami,” kata Fernandes.

Dirinya menyebut penggunaan daun kelapa sebagai penyekat juga membantu menjaga sirkulasi udara di ruang kelas darurat.

Pihak kepolisian bersama sekolah selanjutnya mendorong koordinasi dengan BPBD dan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Manggarai Barat untuk mendapatkan dukungan sarana belajar serta penanganan terhadap bangunan sekolah yang rusak.

Kelas darurat tersebut menjadi solusi sementara agar proses belajar mengajar siswa tetap berjalan sembari menunggu penanganan dan rehabilitasi bangunan sekolah secara permanen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....