Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores setelah 29 Hari

  • 15 Sep 2026 13:14 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) resmi menutup Operasi SAR Gempa Flores pada Sabtu, 12 September 2026, pukul 18.00 WITA. Penutupan dilakukan setelah masa perpanjangan tanggap darurat bencana berakhir pada hari yang sama.

Kepala Kantor SAR Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, mengatakan keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan menurunnya aktivitas gempa susulan. Selain itu, penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur mulai memasuki masa transisi menuju pemulihan.

“Operasi SAR Gempa 7,7 SR resmi ditutup hari ini, 12 September 2026, bersamaan dengan berakhirnya perpanjangan masa tanggap darurat dari tanggal 29 Agustus sampai dengan 12 September 2026,” ujar Fathur, mewakili Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syafii.

Operasi SAR telah berlangsung sejak gempa mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026. Selama operasi, Basarnas bersama Tim SAR Gabungan melakukan pencarian, pertolongan, dan evakuasi terhadap warga terdampak di sejumlah wilayah.

Dalam pelaksanaannya, operasi melibatkan unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, Palang Merah Indonesia (PMI), relawan, serta berbagai potensi SAR. Helikopter Dauphin Basarnas juga dikerahkan untuk mendukung evakuasi medis dan mobilisasi dalam penanganan korban.

Meski operasi resmi ditutup, Basarnas memastikan pintu penanganan tetap terbuka apabila kondisi di lapangan kembali membutuhkan dukungan SAR. Fathur mengatakan operasi dapat dibuka kembali jika terdapat permintaan evakuasi atau ditemukan korban.

“Apabila di kemudian hari terdapat permintaan evakuasi maupun penemuan korban, maka Operasi SAR Gempa Flores akan dibuka kembali sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan,” katanya.

Fathur turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Tim SAR Gabungan yang terlibat selama masa operasi. Menurutnya, kolaborasi lintas unsur menjadi kekuatan utama dalam menjalankan misi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa Flores.

“Sinergi Tim SAR Gabungan menjadi wujud nyata bersatunya seluruh unsur SAR dalam menjalankan misi kemanusiaan,” Ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....