Gempa Tak Padamkan Semangat Belajar Siswa SD Katolik Nangakeo

  • 13 Sep 2026 17:04 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende- Semangat belajar siswa SD Katolik Nangakeo, Desa Bharamari, Kecamatan Nangapanda, tetap dijaga meski sekolah dan lingkungan sekitar terdampak gempa Flores. Kehadiran Tim Relawan Gesit pada Sabtu, 12 September 2026, turut membawa perhatian dan dukungan bagi siswa yang masih menghadapi situasi pascabencana.

Guru SD Katolik Nangakeo, Florensiana D. Ledhe, yang mengajar siswa kelas 1, saat diwawancarai RRI Ende, Sabtu 12 September 2026, mengatakan proses pembelajaran sempat dilakukan dari rumah setelah gempa terjadi pada 15 Agustus 2026. Pihak sekolah memilih tidak meminta siswa datang karena masih mempertimbangkan ancaman gempa susulan dan kondisi bangunan yang berpotensi membahayakan.

"Pada hari Senin dan Selasa kami mulai memberikan tugas, belajarnya di rumah. Kami tidak meminta mereka ke sekolah karena takut gempa susulan, jangan sampai ada tembok yang menimpa anak-anak," ujar Florensiana.

Ia menjelaskan, guru tetap berupaya menjaga kegiatan belajar dengan mengirimkan tugas kepada siswa selama mereka berada di rumah. Langkah tersebut dilakukan agar anak-anak tetap mendapatkan kegiatan pembelajaran meskipun kondisi sekolah belum sepenuhnya aman.

Ia mengungkapkan, jumlah siswa SD Katolik Nangakeo dari kelas 1 hingga kelas 6 mencapai 71 orang. Rinciannya, kelas 1 sebanyak 10 siswa, kelas 2 sebanyak 15 siswa, kelas 3 sebanyak 16 siswa, kelas 4 sebanyak 10 siswa, kelas 5 sebanyak 11 siswa, dan kelas 6 sebanyak 9 siswa.

Menurutnya, Kehadiran Tim Relawan Gesit di sekolah mendapat sambutan positif dari pihak sekolah karena relawan datang langsung melihat kondisi lapangan. Tim relawan juga meninjau lingkungan sekolah dan mengambil sejumlah foto sebagai dokumentasi untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan siswa.

Ia menambahkan, bantuan dari sejumlah pihak sudah diterima, namun kebutuhan di lapangan tidak selalu sama dengan bantuan yang datang. Karena itu, pihak sekolah tetap terbuka terhadap kehadiran relawan maupun pihak lain yang ingin memberikan dukungan bagi siswa.

"Kami dari pihak sekolah sangat welcome dengan Relawan Gesit yang hari ini sudah rela meluangkan waktu datang jauh-jauh dan langsung ke sekolah kami. Kami sangat senang dan berharap kondisi sekolah serta kebutuhan anak-anak dapat diketahui lebih luas," katanya.

Florensiana berharap informasi mengenai kondisi sekolah dapat semakin tersebar melalui media sosial sehingga lebih banyak pihak mengetahui kebutuhan siswa pascagempa. dan juga berharap relawan lain yang memiliki kepedulian dapat datang memberikan dukungan, sementara pihak sekolah siap menerima bantuan demi menjaga semangat belajar anak-anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....