Relawan Gesit Hadir Pascagempa Nangakeo
- 13 Sep 2026 16:37 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Dampak gempa tidak menghentikan upaya pendidikan bagi anak-anak TK St. Paulus Nangakeo. Meski kegiatan belajar sempat diliburkan, guru tetap mendatangi anak-anak di tenda tempat mereka tinggal untuk memberikan tugas dan menjaga proses belajar tetap berjalan.
Guru TK St. Paulus Nangakeo, Paulina Norani Jawa, saat diwawancarai RRI Ende, Sabtu 12 September 2026, mengatakan pihak sekolah mendapat informasi Tim Relawan Gesit akan datang melihat langsung kondisi sekolah sekaligus memberikan bantuan. Kehadiran tim tersebut disambut baik karena sekolah membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pembelajaran anak-anak setelah terdampak gempa.
Paulina menjelaskan, setelah gempa anak-anak sempat diliburkan karena kondisi sekolah belum memungkinkan untuk digunakan seperti biasa. Namun, dirinya tetap berupaya mendampingi anak-anak dengan berkeliling mengunjungi mereka di setiap tenda untuk memberikan tugas sekolah hingga 29 Agustus 2026.
Ia menegaskan, kunjungan tersebut dilakukan agar anak-anak tidak sepenuhnya kehilangan aktivitas belajar selama masa pemulihan. Pendampingan juga menjadi cara untuk tetap menjaga hubungan antara guru dan anak-anak meskipun mereka belum dapat belajar seperti dalam kondisi normal.
Ia mengungkapkan, kegiatan belajar mengajar kembali dilakukan dengan memanfaatkan tenda darurat di lingkungan TK. Bantuan tenda dari Tim Relawan Gesit dinilai sangat berarti karena memberikan tempat yang lebih memungkinkan bagi anak-anak untuk mengikuti pembelajaran.
Menurutnya, Sebelumnya bantuan yang diterima sekolah masih terbatas. Pihak kementerian sempat datang melihat langsung kondisi sekolah dan anak-anak serta membawa makanan ringan untuk mendukung kebutuhan mereka setelah gempa.
Untuk TK St. Paulus Nangakeo, terdapat satu orang guru yang sekaligus menjabat sebagai kepala sekolah. "Jumlah anak didik TK yang mengikuti kegiatan pembelajaran sekitar 20 orang dan tetap mendapatkan pendampingan selama masa pemulihan," katanya.
Ia menambahkan, perhatian terhadap sekolah dan anak-anak tidak berhenti pada bantuan yang sudah diterima. untuk para relawan dan pejabat- pejabat agar dapat kembali mengunjungi sekolah serta memberikan dukungan berupa alat tulis dan perlengkapan belajar, tenda, serta sarana dan prasarana lainnya.
Ia berharap dukungan berbagai pihak dapat membantu anak-anak tetap belajar dengan aman dan nyaman hingga kondisi sekolah kembali pulih. Menurutnya, keberlanjutan pendidikan anak-anak menjadi hal penting yang perlu terus diperhatikan selama masa pemulihan pascagempa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....