Polwan Polres Ende Pulihkan Keceriaan Siswa SD Inpres Tetandara
- 12 Sep 2026 13:16 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende- Suasana gembira memenuhi SD Inpres Tetandara ketika Polwan Polres Ende menggelar trauma healing bagi siswa terdampak gempa tersebut. Kegiatan tersebut berlangsung Sabtu, 12 September 2026, dengan permainan edukatif yang mengajak anak kembali aktif dan ceria bersama.
Kehadiran polisi di sekolah itu menjadi ruang pemulihan emosional setelah anak-anak menghadapi ketakutan akibat guncangan gempa sebelumnya tersebut. Polwan mengajak siswa mengikuti permainan, bernyanyi, dan berinteraksi sehingga suasana sekolah berubah menjadi lebih cair dan menyenangkan bagi mereka.
Kepala SD Inpres Tetandara Tersita Mei menilai kegiatan tersebut memberi pengaruh positif terhadap kondisi mental dan semangat belajar siswa. Ia mengatakan siswa mengikuti seluruh aktivitas dengan antusias, bahkan keceriaan mereka terlihat sepanjang kegiatan berlangsung di sekolah tersebut.
Menurut Tersita, kunjungan kepolisian memberi perhatian yang dibutuhkan siswa agar mereka kembali percaya diri setelah bencana gempa terjadi. Apresiasi itu disampaikan karena pendekatan yang digunakan polisi tidak hanya berbentuk bantuan, tetapi juga pendampingan psikologis bagi siswa.
Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata mengatakan pemulihan psikologis menjadi perhatian kepolisian setelah anak-anak mengalami rasa takut saat gempa. Ia menegaskan dukungan tersebut diperlukan agar siswa merasa aman, kembali ceria, serta dapat mengikuti aktivitas belajar secara normal.
Yudhi menyebut permainan dan dukungan psikologis dipilih untuk membantu anak-anak mengelola ketakutan tanpa menghilangkan suasana belajar mereka sepenuhnya. Pendekatan itu sekaligus menjadi cara polisi mendekatkan diri kepada siswa melalui interaksi yang ringan, hangat, dan menyenangkan bersama.
Kegiatan trauma healing juga menunjukkan penanganan pascagempa tidak berhenti pada bantuan fisik, tetapi menyentuh kebutuhan emosional anak-anak terdampak. Bagi siswa, kehadiran Polwan menciptakan pengalaman berbeda karena mereka dapat bermain dan berbicara dalam suasana santai bersama polisi.
Sekolah menjadi tempat anak-anak menyalurkan kegembiraan melalui kegiatan sederhana yang memberi ruang untuk tertawa dan berkomunikasi bersama teman. Kegiatan itu diharapkan membantu mengurangi dampak ketakutan pascagempa sekaligus menjaga semangat siswa untuk kembali belajar seperti sebelumnya secara normal.
Polres Ende menempatkan pemulihan rasa aman sebagai bagian penting dalam pendampingan anak setelah peristiwa gempa terjadi sebelumnya tersebut. Melalui kegiatan ini, polisi berharap keceriaan kembali tumbuh sehingga siswa dapat beraktivitas tanpa dibayangi ketakutan berkepanjangan akibat gempa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....