Doa Lintas Agama Polres Ende untuk Flores Bangkit dari Bencana
- 11 Sep 2026 11:42 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Polres Ende, Polda Nusa Tenggara Timur, menggelar doa bersama lintas agama untuk korban gempa bumi Flores, Jumat 11 September 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang PPKO Polres Ende dengan melibatkan personel kepolisian dan sejumlah tokoh agama setempat.
Wakapolres Ende, para pejabat utama, serta personel mengikuti kegiatan yang mengusung semangat solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana. Doa bersama tersebut menjadi ruang bagi berbagai pemeluk agama untuk menyatukan harapan bagi pemulihan wilayah Flores pascagempa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diikuti seluruh peserta secara khidmat dan penuh penghormatan bersama. Selanjutnya, doa dipimpin secara bergantian oleh pemuka agama Islam, Protestan, Katolik, dan Hindu dalam suasana penuh kekeluargaan.
Ustad H. Bahrun H. M. Nur memimpin doa Islam, kemudian Pdt. Fernando Paulus memanjatkan doa bagi umat Protestan. Doa Katolik dipimpin RD. Oman Busa, sedangkan I Wayan Arnama memandu doa umat Hindu pada kesempatan tersebut.
Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata mengatakan, perbedaan keyakinan tidak seharusnya menjadi penghalang untuk menghadapi bencana secara bersama. Menurutnya, kebersamaan lintas agama menunjukkan bahwa masyarakat Flores memiliki kekuatan sosial untuk melewati masa pemulihan pascabencana.
Ia menyebut pemulihan akibat bencana membutuhkan dukungan moral, kekuatan spiritual, serta keterlibatan berbagai unsur masyarakat secara berkelanjutan. Doa bersama, lanjutnya, diharapkan memperkuat optimisme sekaligus menjaga semangat gotong royong masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.
"Semoga dari Timur, kasih terus mengalir, dari doa lahir kekuatan, dan dari kebersamaan tumbuh harapan," ujar Yudhi. Ia berharap Flores segera pulih, bangkit, dan kembali menjalani kehidupan masyarakat dalam suasana aman, damai, serta sejahtera bersama.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan praktik toleransi antarumat beragama yang menjadi bagian penting kehidupan sosial masyarakat Ende dan Flores. Kepolisian berharap semangat kebersamaan itu terus terjaga untuk mendukung pemulihan masyarakat setelah bencana yang melanda wilayah Flores
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....