Abu Vulkanik Lewotolok Tutup Sementara Bandara Gewayantana

  • 11 Sep 2026 13:07 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flores Timur – Bandara Gewayantana Larantuka, Flores Timur, ditutup sementara pada Rabu 10 September 2026 akibat sebaran abu vulkanik atau volcano ash dari erupsi Gunung Lewotolok di Kabupaten Lembata. Penutupan dilakukan setelah sebaran abu vulkanik terpantau mengarah ke wilayah udara Bandara Gewayantana.

Kepala Kantor UPBU Kelas III Bandara Gewayantana Larantuka, Puguh Lukito, mengatakan penutupan sementara tersebut ditetapkan melalui Notice to Airmen atau NOTAM Aerodrome Closed. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah penerbangan Wings Air rute Kupang-Larantuka dan Larantuka-Kupang terdampak.

Puguh menyebut penerbangan Wings Air dari Kupang menuju Larantuka membawa sebanyak 52 penumpang. Sementara penerbangan dari Larantuka menuju Kupang membawa sekitar 23 penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan atau cancel flight.

Menurut Puguh, keputusan penutupan bandara dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi sebaran abu vulkanik di wilayah udara bandara. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan penerbangan selama aktivitas erupsi masih berdampak terhadap ruang udara sekitar.

Pihak Bandara Gewayantana akan melakukan asesmen kembali terhadap kondisi bandara pada Kamis 11 September 2026. Pembukaan kembali operasional bandara akan dilakukan apabila hasil asesmen menunjukkan kondisi telah memungkinkan untuk penerbangan.

“Besok akan kita lakukan asesmen kembali terhadap dampak erupsi tersebut, jika memungkinkan akan kita open pagi hari,” kata Puguh.

Penutupan sementara Bandara Gewayantana berdampak pada perjalanan penumpang rute Kupang-Larantuka dan sebaliknya. Informasi mengenai operasional penerbangan selanjutnya akan disesuaikan dengan hasil asesmen dan kondisi sebaran abu vulkanik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....