Polres Ende Pulihkan Trauma Anak lewat Dongeng Ceria Pasca Gempa

  • 10 Sep 2026 10:59 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Polres Ende Polda NTT menggelar trauma healing bagi 116 murid TK Negeri Pembina Ende, Kamis 10 September 2026. Kegiatan berlangsung sejak pukul 07.30 Wita di sekolah Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Mautapaga, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende.

Pendampingan tersebut dilakukan setelah gempa bumi mengguncang Pulau Flores dan meninggalkan kecemasan pada sebagian anak-anak usia dini. Jajaran Polwan bersama konselor Polres Ende mengajak anak-anak mengikuti permainan edukatif, aktivitas kreatif, serta dongeng yang menghibur.

Suasana sekolah perlahan berubah menjadi riang ketika anak-anak mengikuti berbagai kegiatan sambil berinteraksi bersama para personel kepolisian. Pendampingan psikologis dipandu Aipda Yumias Markus Lete dan Brigpol Novi Asmiyati yang merupakan personel konselor tersertifikasi Polres Ende.

Kegiatan tersebut turut melibatkan Kaurbinopsnal Satbinmas, Polwan, personel Bag SDM, serta anggota Satlantas Polres Ende dalam pendampingan. Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata mengatakan kegiatan tersebut diarahkan untuk membantu memulihkan kondisi emosional anak setelah mengalami kepanikan.

Menurutnya, pendekatan melalui permainan dan dongeng dipilih agar anak-anak dapat mengurangi ketakutan sekaligus kembali belajar dengan nyaman. Kepala TK Negeri Pembina Ende menyampaikan apresiasi atas pendampingan kepolisian yang dinilai membantu menciptakan kembali suasana sekolah yang ceria.

Ia menyebut anak-anak yang sebelumnya tampak cemas mulai lebih tenang, percaya diri, dan berani kembali bermain bersama teman-temannya. Melalui trauma healing tersebut, Polres Ende memperluas peran pelayanan kepolisian dengan memberikan dukungan psikologis kepada anak pascabencana.

Kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi antara kepolisian dan lingkungan pendidikan dalam mendampingi pemulihan anak-anak terdampak gempa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....