Sebanyak 56 Siswa MIN 1 Ende Melaju ke Olimpiade Science Garuda 2.0 Tingkat Nasional

  • 10 Sep 2026 09:32 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende- Sebanyak 56 peserta dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Ende mengikuti Olimpiade Science Garuda (OSG) 2.0 tingkat nasional yang dilaksanakan secara daring pada Rabu, 9 September 2026. Pelaksanaan kompetisi bagi peserta MIN 1 Ende berlangsung dari lingkungan sekolah MIN 1 Ende setelah sebelumnya mereka mengikuti tahapan tingkat provinsi.

Koordinator Kesiswaan MIN 1 Ende, Iksan Yahya, S.Pd., saat diwawancarai RRI Ende pada Rabu, 9 September 2026, di MIN 1 Ende, mengatakan para peserta mengikuti kompetisi dalam enam mata pelajaran. Keenam bidang tersebut yakni IPA, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPS, dan PPKn.

Iksan menjelaskan, dari 56 peserta yang mengikuti tahapan tingkat provinsi, seluruh peserta tersebut kemudian mengikuti kompetisi tingkat nasional. Keikutsertaan dalam OSG 2.0 menjadi bagian dari upaya madrasah mengembangkan kemampuan akademik sekaligus keberanian siswa dalam berkompetisi.

Ia menegaskan, pada mata pelajaran IPA terdapat sembilan peserta dan tujuh di antaranya berhasil lolos ke tingkat nasional. Sementara itu, Matematika diikuti 10 peserta dengan lima peserta berhasil melanjutkan ke tingkat nasional.

Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, sebanyak sembilan peserta mengikuti tahapan kompetisi dan delapan di antaranya lolos ke tingkat nasional. Untuk Bahasa Inggris, dari tujuh peserta yang mengikuti kompetisi, lima peserta berhasil memperoleh kesempatan mengikuti tingkat nasional,ujarnya.

Bidang IPS diikuti 14 peserta dengan tujuh peserta berhasil lolos ke tingkat nasional. Sedangkan PPKn diikuti tujuh peserta dan enam di antaranya berhasil melanjutkan ke tingkat nasional.

Menurut Iksan, OSG 2.0 diselenggarakan secara daring pada tingkat nasional dan dapat diikuti peserta dari jenjang SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/MA. Pelaksanaan di MIN 1 Ende menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengukur kemampuan akademik sekaligus memperoleh pengalaman berkompetisi pada tingkat nasional.

Ia menambahkan, prestasi siswa tidak hanya diukur dari perolehan medali, penghargaan, atau gelar juara. Keberanian berkompetisi, kemampuan bekerja keras, semangat belajar yang tinggi, serta meningkatnya rasa percaya diri juga menjadi prestasi yang dibanggakan madrasah.

Iksan berharap pengalaman mengikuti OSG 2.0 dapat mendorong peserta untuk terus belajar dan berani mengikuti berbagai kompetisi. Ia juga berharap pengalaman tersebut dapat menginspirasi siswa lainnya untuk mengembangkan potensi masing-masing sehingga program “Satu Siswa Satu Prestasi” di MIN 1 Ende dapat terus diwujudkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....