Polres Flotim Dampingi 400 Siswa Terdampak Erupsi Lewotobi

  • 09 Sep 2026 23:32 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flores Timur - Aktivitas belajar sekitar 400 siswa dan guru tetap berjalan di Sekolah Hunian Sementara Desa Konga, Flores Timur. Di tengah dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Polres Flores Timur hadir memberikan edukasi keamanan sekaligus pendampingan bagi warga sekolah, Rabu 9 September 2026.

Kegiatan berlangsung pukul 10.00 hingga 13.45 WITA dan dipimpin Wakapolres Flores Timur Kompol Ketut Mastina bersama personel Satbinmas serta Sipropam. Para siswa dan guru berasal dari tujuh sekolah yang terdampak erupsi dan kini menjalani aktivitas pendidikan di hunian sementara tersebut.

Edukasi kamtibmas diberikan agar siswa, guru, dan warga tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Polres Flores Timur juga mengingatkan masyarakat agar mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki melalui sumber informasi resmi.

Selain edukasi, personel Polres Flores Timur membagikan masker kepada siswa, guru, dan warga serta makanan ringan bagi anak-anak dan tenaga pendidik. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung aktivitas masyarakat sekaligus menunjukkan pendampingan kepolisian selama warga menjalani kehidupan di hunian sementara.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemulihan psikologis menggunakan terapi USEFT yang diikuti anak-anak secara antusias. Terapi tersebut membuat suasana lebih rileks, sementara keceriaan siswa menjadi bagian penting dalam menjaga semangat mereka mengikuti pembelajaran pascaerupsi.

Kapolres Flores Timur AKBP Gede Putra Yase melalui Kasi Humas AKP Eliezer A. Kalelado mengatakan, kehadiran Polri tidak terbatas pada aspek pengamanan. Menurutnya, edukasi, pembagian masker, makanan ringan, dan terapi USEFT merupakan bentuk kepedulian sekaligus pendampingan bagi masyarakat terdampak bencana.

Polres Flores Timur berharap rangkaian kegiatan tersebut membantu siswa dan guru menjalani aktivitas pendidikan dengan lebih tenang selama berada di hunian sementara. Pendampingan juga diharapkan menjaga semangat anak-anak untuk terus belajar meskipun kondisi lingkungan mereka berubah akibat erupsi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....