Siswa MAN 2 Flores Timur Masuk 5 Besar Lomba Esai Nasional
- 15 Sep 2026 13:40 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flores Timur — Siswa MAN 2 Flores Timur, Muhammad Baim Idham, berhasil masuk lima besar nasional dalam Lomba Esai Nasional Kemerdekaan yang digelar Fakultas Hukum Universitas Jember. Baim meraih prestasi tersebut setelah bersaing dengan 250 peserta dari berbagai daerah di Indonesia pada Kamis 10 September 2026.
Dalam kompetisi tersebut, Baim didampingi guru pembimbing Dyah Winengku. Ia mengangkat esai berjudul “Kemerdekaan Semu di Balik Akun Anonim: Mencurigai Celah Hukum Siber Dalam Menindak Doxing Pada Pelajar.”
Melalui esainya, Baim menyoroti penyalahgunaan kebebasan berpendapat di ruang digital melalui tindakan doxing. Praktik tersebut berupa penyebaran data pribadi pelajar oleh pihak yang berlindung di balik akun anonim dan dinilai dapat mengancam keamanan korban.
Baim juga mengkritisi perlindungan hukum terhadap pelajar yang menjadi korban doxing. Menurutnya, masih terdapat persoalan dalam regulasi hukum siber yang perlu diperkuat agar korban memperoleh perlindungan yang lebih optimal.
Kepala MAN 2 Flores Timur, Moh. Ismail, mengapresiasi pencapaian Baim bersama guru pembimbingnya. Ia menilai keberanian mengangkat isu perlindungan pelajar di ruang digital menunjukkan kemampuan siswa dalam berpikir kritis.
“Judul ini dalam sekali, ‘Kemerdekaan Semu’. Peringkat lima dari 250 peserta se-Indonesia adalah bukti bahwa suara dari Flotim didengar,” katanya.
Guru pembimbing Dyah Winengku mengatakan gagasan esai tersebut berangkat dari keprihatinan terhadap maraknya pembocoran data pribadi pelajar. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena pelaku kerap memanfaatkan anonimitas di ruang digital sehingga sulit ditindak.
Dyah berharap karya tersebut dapat mendorong perhatian pembuat kebijakan terhadap perlindungan data pribadi dan keamanan digital bagi pelajar. Menurutnya, penguatan regulasi diperlukan agar ruang digital menjadi lingkungan yang lebih aman bagi generasi muda.
Prestasi Baim sekaligus menunjukkan kemampuan siswa madrasah di Flores Timur untuk bersaing dalam kompetisi tingkat nasional. Capaian tersebut diharapkan dapat mendorong siswa lainnya untuk meningkatkan literasi, berpikir kritis, dan terus menghasilkan karya yang relevan dengan persoalan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....