Data 2023–2025 Jadi Dasar Perencanaan Program Penyakit Menular Lembata

  • 09 Sep 2026 07:13 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Lembata – Realisasi program dan anggaran penanganan AIDS, TBC, dan Malaria periode 2023 hingga 2025 dianalisis untuk memperbaiki perencanaan di Kabupaten Lembata. Evaluasi tersebut menjadi bahan penyusunan program dan anggaran penanggulangan penyakit menular tahun 2026.

Analisis dilakukan melalui Lokakarya Analisis Data Realisasi Versus Data Anggaran Program AIDS, TBC, dan Malaria di Lewoleba, Rabu 2 September 2026. Kegiatan tersebut mempertemukan perangkat daerah dan instansi terkait untuk melihat kesesuaian antara program, realisasi, dan anggaran.

Ketua Panitia Yohanes Bosco S. Bataona mengatakan, evaluasi diperlukan untuk mengetahui pelaksanaan program berdasarkan data yang tersedia. Hasil analisis kemudian dapat digunakan sebagai dasar dalam menentukan kebutuhan program berikutnya.

Dengan cara tersebut, perencanaan tidak hanya mengacu pada target yang telah ditetapkan sebelumnya. Pemerintah daerah dapat menggunakan hasil pelaksanaan program sebagai bahan untuk menentukan prioritas dan alokasi sumber daya.

Dukungan terhadap pendekatan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Lembata Fransiskus Xaverius B.N. Ia meminta data yang digunakan dalam proses perencanaan berasal dari survei yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pemaparan data kita mesti lebih selektif, lebih hati-hati terutama dalam penggalian data atau survei harus kredibel, dapat dipertanggungjawabkan,” ucap Fransiskus.

Lokakarya tersebut mendapat dukungan hibah The Global Fund melalui skema RSSH. Hasil analisis diharapkan menghasilkan rekomendasi yang dapat diterjemahkan menjadi program dan kebijakan penanganan penyakit menular di Lembata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....