Gerindra Sikka Benahi Struktur Hadapi Verifikasi 2027
- 08 Sep 2026 10:34 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Sikka membenahi struktur organisasi hingga tingkat kecamatan sebagai persiapan menghadapi verifikasi partai politik pada 2027 dan Pemilu 2029. Konsolidasi ini dilakukan untuk memastikan seluruh jajaran partai memiliki struktur dan keanggotaan yang siap menghadapi tahapan verifikasi faktual.
Ketua DPC Gerindra Sikka Stefanus Say mengatakan masih terdapat sejumlah struktur Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang perlu diperbaiki. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi dan Pendidikan Politik DPC dan PAC Gerindra Sikka di Gedung Pusat Pelayanan (Puspel) Devosionalia Keuskupan Maumere, Sabtu 5 September 2026.
Stefanus menyebut PAC di Kecamatan Kewapante, Hewokloang, Tanawawo, dan Waiblama menjadi bagian yang akan mendapat perhatian dalam pembenahan organisasi. Menurutnya, kerapian struktur menjadi penting agar Gerindra Sikka tidak menghadapi persoalan saat verifikasi faktual.
“Kita harus merapikan kembali seluruh struktur DPC maupun PAC,” tegas Stefanus. Ia mengingatkan seluruh kader agar tidak menganggap remeh tahapan verifikasi karena menentukan keikutsertaan partai dalam Pemilu 2029.
Gerindra Sikka menargetkan seluruh struktur organisasi telah siap menghadapi verifikasi pada 2027, termasuk mengisi kepengurusan di sejumlah kecamatan yang masih kosong. Stefanus mengatakan penjaringan pengurus akan dilakukan dengan mempertimbangkan figur yang bersedia bekerja dan berjuang bersama partai.
Terkait persiapan Pemilu 2029, Stefanus mengatakan perekrutan bakal calon anggota legislatif akan dilakukan setelah tahapan verifikasi selesai. Ia juga mengakui terdapat sejumlah pihak dari partai lain yang menyatakan keinginan bergabung, namun Gerindra akan menyeleksi mereka agar tidak sekadar mencari tiket pencalonan.
“Jangan hanya datang untuk mencari kursi, kita harus berjuang bersama dalam kebersamaan,” ujarnya. Stefanus sekaligus meminta kader menjaga soliditas internal dan menghindari isu yang berpotensi memicu perpecahan di tubuh partai.
Dalam rakor tersebut, anggota DPRD Sikka dari Fraksi Gerindra Fabianus Toa turut membahas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih. Fabianus mengatakan MBG telah melalui proses pengkajian dan pembelajaran dari negara lain sehingga dinilai penting untuk mendukung pemenuhan gizi anak.
Pernyataan itu disampaikan Fabianus merespons masukan warga yang mengusulkan agar anggaran MBG dialihkan untuk program beasiswa pendidikan. Ia juga menyebut pemerintah pusat telah mengalokasikan Rp20 miliar melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan dampak gempa di Kabupaten Sikka, meski kondisi fiskal daerah masih menjadi tantangan.
Sementara itu, anggota DPRD Sikka Fraksi Gerindra Merison Botu menyoroti rencana pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Sikka. Menurutnya, pelaksanaan agenda tersebut masih terkendala anggaran meskipun alokasi untuk Pilkades telah disepakati DPRD Sikka.
Merison berharap Pilkades serentak dapat digelar pada awal 2027 dan meminta kader Gerindra terus menyosialisasikan program pemerintah pusat, termasuk Koperasi Merah Putih. Dari konsolidasi tersebut, Gerindra Sikka menegaskan target memenangkan Pemilu 2029 sekaligus mengusung kader partai untuk menduduki kursi Bupati Sikka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....