Kapolres Ende Lepas 125 Personel BKO Polda NTT dalam Operasi Aman Nusa II 2026
- 07 Sep 2026 01:02 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Polres Ende melepas 125 personel BKO Polda NTT setelah menuntaskan tugas kemanusiaan dalam Operasi Aman Nusa II 2026. Apel pelepasan berlangsung di Pelabuhan Ferry Nangekeo, Desa Bheramari, Kecamatan Nangapanda, Minggu 6 September 2026 pagi dengan suasana penuh penghargaan dan kekeluargaan.
Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata memimpin langsung apel tersebut sebagai inspektur, sementara AKP Amrin bertindak sebagai komandan apel. Personel yang mengikuti apel terdiri atas jajaran PJU Polres Ende, perwira BKO, Brimob, personel BKO, dan anggota Polres Ende.
Dalam amanat Kapolda NTT yang dibacakannya, Kapolres menyampaikan apresiasi terhadap seluruh personel yang bertugas selama masa tanggap darurat bencana. Menurutnya, dedikasi pasukan BKO menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan sekaligus membantu masyarakat menghadapi situasi pascabencana.
Selama operasi berlangsung, personel menghadapi medan sulit, keterbatasan sarana, serta kebutuhan masyarakat yang meningkat setelah gempa bumi melanda Flores. Kondisi tersebut menuntut anggota bekerja cepat, tepat, sabar, sekaligus mampu menyesuaikan pelayanan dengan perkembangan situasi lapangan.
Kapolres juga menyoroti soliditas personel bersama TNI, pemerintah daerah, BNPB, BPBD, Basarnas, tenaga kesehatan, relawan, dan masyarakat. Sinergi lintas sektor tersebut dinilai memperkuat penanganan keamanan sekaligus mempercepat respons terhadap kebutuhan warga terdampak bencana.
Bagi personel BKO, perjalanan pulang menuju Kupang menjadi tahap berikutnya setelah rangkaian tugas kemanusiaan berakhir di wilayah terdampak. Kapolda mengingatkan seluruh anggota mengutamakan keselamatan perjalanan, termasuk memastikan kondisi personel, kendaraan, perlengkapan, serta anggota tetap lengkap.
Setibanya di satuan masing-masing, seluruh personel diminta melakukan konsolidasi dan menyampaikan berbagai temuan selama menjalankan penugasan. Evaluasi tersebut diharapkan menjadi bahan pembelajaran untuk memperbaiki kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana serupa pada masa mendatang.
Kapolda juga meminta pengalaman selama menangani bencana tidak berhenti sebagai catatan penugasan, tetapi menjadi pembelajaran profesional bagi anggota.
Pengalaman tersebut diharapkan meningkatkan kepekaan personel terhadap kebutuhan masyarakat ketika menghadapi kondisi darurat dan situasi kemanusiaan.
Selain evaluasi, pengecekan kesehatan menjadi perhatian sebelum seluruh anggota kembali menjalankan tugas rutin di satuan masing-masing. Inventaris dinas juga harus diperiksa dan dikembalikan secara lengkap sebagai bagian dari pertanggungjawaban setelah operasi berakhir.
Kepada personel yang baru pertama bertugas di wilayah seperti Nagekeo dan Manggarai, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga. Kapolda meminta seluruh anggota menjaga nama baik institusi melalui sikap profesional, disiplin, dan kesiapsiagaan dalam setiap penugasan.
Meski operasi berakhir, perhatian terhadap kondisi masyarakat terdampak bencana tetap menjadi tanggung jawab jajaran kepolisian kewilayahan. Pemantauan perkembangan situasi akan terus dilakukan untuk memastikan pelayanan kepolisian tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat pascabencana.
Kapolres Ende kemudian menyampaikan pesan khusus kepada seluruh personel BKO sebelum mereka meninggalkan wilayah penugasan menuju Kupang. Ia menegaskan, pengalaman bencana memperlihatkan bahwa kebersamaan, kepedulian, dan sinergi menjadi kekuatan menghadapi situasi sulit.
Semangat pengabdian selama Operasi Aman Nusa II diharapkan tetap terbawa dalam pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari.
Para personel diminta kembali ke satuan dengan kebanggaan karena telah menyelesaikan tugas kemanusiaan dan membantu masyarakat terdampak.
Pelepasan tersebut sekaligus menandai berakhirnya dukungan personel BKO Polda NTT dalam penanganan tanggap darurat bencana di wilayah Flores. Selanjutnya, jajaran kewilayahan melanjutkan pemantauan dan pelayanan kepada masyarakat selama proses pemulihan pascabencana masih berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....