Sebanyak 15 Tandon Air 1.200 Liter Bantu Sekolah Terdampak Gempa Nagekeo

  • 07 Sep 2026 08:51 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Sebanyak 15 tandon air berkapasitas 1.200 liter didistribusikan ke sejumlah lokasi di Kabupaten Nagekeo untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan sekolah terdampak gempa yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas. Penyaluran tersebut merupakan bagian dari dukungan Caritas Indonesia melalui Posko Tanggap Darurat Gempa Keuskupan Agung Ende.

Ketua Posko Tanggap Darurat Gempa Keuskupan Agung Ende, RD. Reginaldus Piperno, Jumat 4 September 2026, mengatakan distribusi dilakukan ke sejumlah titik di wilayah Nagekeo. Beberapa lokasi yang menjadi sasaran penyaluran yakni Boawae, Aeramo, dan Wewoloe.

RD. Piperno menjelaskan, tandon air berkapasitas 1.200 liter tersebut juga diarahkan kepada sekolah yang telah kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar, tetapi belum memiliki fasilitas yang layak. Kebutuhan tersebut disampaikan sejumlah sekolah kepada pihak posko karena keterbatasan fasilitas yang masih dihadapi setelah bencana.

“Untuk hari ini sekitar 15 buah akan didistribusikan, kemudian secara bertahap akan didistribusikan ke sekolah-sekolah yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, distribusi bantuan Caritas Indonesia dilakukan ke beberapa titik dan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Tandon berkapasitas 1.200 liter diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air di sekolah maupun masyarakat yang menerima bantuan.

Dalam proses pendistribusian, pihak posko melibatkan relawan secara terbatas untuk membantu pekerjaan teknis di lapangan. Tiga relawan dilibatkan, terutama untuk membantu menurunkan dan memindahkan bantuan ke lokasi tujuan, katanya.

Ia menambahkan, hingga saat ini tidak terdapat kendala berarti dalam proses distribusi bantuan. program Caritas Indonesia kini mulai memasuki fase berikutnya dengan tetap memberikan dukungan bagi masyarakat sekaligus mendorong proses pemulihan dan pemberdayaan.

RD. Piperno berharap dukungan fasilitas seperti tandon air dapat membantu sekolah memenuhi kebutuhan air dan menjalankan kegiatan belajar mengajar secara lebih layak. Ia juga berharap masyarakat terdampak secara bertahap dapat mandiri dan tidak terus bergantung pada bantuan dari luar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....