Andrew Siap Kuliah AI dan Robotik di China
- 07 Sep 2026 00:51 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Lulusan SMAK Syuradikara, Gladwin Andrew Wijaya atau Andrew, menyatakan siap menjawab harapan keluarga besar sekolah dan Pengurus INTI Cabang Ende setelah dinyatakan lolos seleksi melanjutkan pendidikan di Nantong University, China. Andrew bersama rekannya, Fidel, berkomitmen belajar sungguh-sungguh dan berusaha menjadi yang terbaik sekaligus menginspirasi generasi muda Nusa Tenggara Timur.
Hal itu disampaikan Andrew saat menanggapi harapan Pengurus INTI Cabang Ende dan Lembaga Pendidikan SMAK Syuradikara, Sabtu 5 September 2026. Ia mengaku mengingat seluruh pesan yang disampaikan kepadanya sebelum berangkat menempuh pendidikan di Negeri Tirai Bambu tersebut.
“Paling pertama, kami ingat semua pesan dan harapan yang disampaikan dan pasti kami berjuang semampu kami, apalagi belajar AI dan robotik yang cukup sulit dan tentu belum begitu familiar di telinga kita,” ujar Andrew
Andrew mengaku bersyukur kepada Tuhan setelah berhasil melewati proses seleksi dan mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan di Nantong University. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada kepala sekolah, para guru dan tenaga kependidikan SMAK Syuradikara yang telah mendidiknya, serta Pengurus INTI Cabang Ende yang memberikan beasiswa penuh untuk pendidikan tersebut.
Menurut Andrew, pilihan melanjutkan pendidikan di Nantong University sejalan dengan cita-cita dan harapannya untuk menguasai bidang teknologi yang dinilai memiliki prospek besar di masa depan. Program pendidikan yang berkaitan dengan kecerdasan buatan atau AI dan robotik juga menjadi daya tarik karena bidang tersebut diperkirakan semakin dibutuhkan dalam perkembangan teknologi hingga satu dekade mendatang.
“Memilih melanjutkan pendidikan di Nantong University China karena program tersebut sangat sesuai dengan cita-cita dan harapan. Selain itu, pendidikan di luar negeri seperti di China kesannya lebih bagus, dan jurusannya juga baru yang akan dipakai 10 tahun ke depan,” katanya.

Andrew menilai China menjadi salah satu pilihan pendidikan yang menarik karena perkembangan teknologinya yang pesat. Ia berharap pengalaman belajar di China nantinya dapat menjadi bekal untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membuka peluang bagi putra-putri NTT agar berani bersaing di tingkat internasional.
Kepada siswa-siswi SMAK Syuradikara yang memiliki keinginan melanjutkan pendidikan ke luar negeri, Andrew berpesan agar tidak mudah menyerah dan merasa minder karena berasal dari NTT. Menurutnya, kesempatan yang kini diraih menjadi bukti bahwa pelajar dari daerah juga mampu melanjutkan pendidikan hingga ke China.
Sementara itu, Heny L., orang tua Andrew yang hadir mewakili para orang tua, menyampaikan rasa bangga dan bahagia atas kesempatan yang diperoleh putranya. Ia juga berterima kasih kepada Lembaga Pendidikan SMAK Syuradikara, INTI, para guru dan semua pihak yang telah mendukung perjalanan pendidikan Andrew, seraya berharap putranya berangkat dengan sukacita dan tetap mengingat Tuhan dalam setiap proses.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....